Loading...

Jumat, 16 November 2018

loading...

TRANSPARANSI TIMSEL KPU DIPERTANYAKAN !!!

    Jumat, November 16, 2018   No comments

Loading...
M.Nopriansyah ST dan Joemarthine Chandra. SH


PALEMBANG - SriwijayaAktual.com - Hari ini, Jum'at (16/11/2018)  pengumuman hasil penelitian administrasi dan penilaian kompetensi calon anggota KPU kab. Kota se Prov. Sumsel.

"Mereka para peserta yang tidak masuk atau lulus  minta kepada Tim Seleksi (Timsel) agar hasil penelitian adminitrasi dan penilaian kompetensi  diumumkan dipublik secara terbuka dan transparan sehingga dapat dipertenggungjawabkan." Kata M. Nopriansyah, ST di dampingi kuasa hukumnya Joemarthine Chandra. SH kepada Sriwijaya Aktual, Jum'at (16/11/2018). 

Lanjutnya, Nopri, jika Timsel tidak mempublikasikan secara terbuka, akan menimbulkan dugaan kalau Timsel tidak profesional dan  melakukan penilaian secara subjektif. 

"Oleh sebab itu rekan-rekan peserta tes yang merasa dirugikan atas keputusan Timsel akan melakukan langkah-langkah untuk mencari kebenaran dan keadilan dengan cara salah satunya melaporkan ke Perwakilan Ombudsman Sumatera Selatan dan Komisi Informasi Publik (KIP) Sumatera Selatan dan bahkan kita sudah memberikan kuasa kepada Advokat Joemarthine Chandra, SH dkk dari Rumah Keadilan Ampera untuk menyiapkan permohonan  Judial Riview  terhadap PKPU No. 7 Tahun 2018 tentang seleksi KPU Provinsi dan Kabupaten/ Kota. "Pasal 20 ayat 3 huruf (a) dan (b) tentang pembatasan jumlah peserta yang mengikuti tes CAT yang dinilai bertentangan dengan hak-hak sipil warga negara sebagai calon anggota KPU yang telah memenuhi persyaratan yang telah diatur UU No.7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Dimana pembatasan peserta itu maksimal 40 orang  tersebut tidak ada  dasar hukumnya." Tuturnya Nopri pula.

Selain itu, kami juga meminta kepada KPU RI agar menunda pelaksanaan tes CAT (Computer Assited Tes)  dan tahapan selanjutnya sampai permasalahan ini selesai dahulu. 

"Rekan-rekan perwakilan peserta yang merasa dirugikan seperti: M. Nopriansyah ST, Muhammad Ali dan Rahmat Hidayat dll  sudah memberikan Kuasa  kepada Advokat Joemarthine Chandra, SH dkk untuk mendaftarkan Judicial Riview (JR] ini ke Mahkamah Agung melalui Pengadilan Negeri Kelas 1A Palembang pada hari Senin, 19 November 2018." Tandasnya.

Sementara itu secara terpisah saat dikonfirmasi Menangapi hal ini, salah seorang anggota Timsel 1 Zulfikar SH menilai kalau aturan sudah baku sah-sah saja untuk dilakukan JR.

"Kita menjalankan amanah aturan. Tidak lebih dan tidak kurang. Silahkan saja. Kalau soal hasil tes yang diminta untuk diumumkan, itu tidak ada kewenangan untuk dipublis. Kecuali peserta yang bersangkutan minta ditunjukkan nilai dia. Tapi bukan menunjukkan nilai orang lain," kata Zulfikar yang juga seorang advokat.
[jired]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...