Benarkah Jumlah Massa Reuni Akbar 212 Merupakan Mainan Politik Prabowo?
Loading...

Benarkah Jumlah Massa Reuni Akbar 212 Merupakan Mainan Politik Prabowo?

07 December 2018,
loading...

SriwijayaAktual.com - Dosen politik dan pemerintahan dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Arya Budi menilai Prabowo sedang memainkan teori bandwagon effect. Menurut Arya, efek ini bekerja bagi pemilih yang minim informasi dan mudah terbawa pada kandidat yang dianggap disukai banyak orang.

Arya mengatakan, jika jumlah massa yang banyak berkumpul di satu tempat dan berkonsolidasi untuk basis Prabowo, jumlah massa tersebut akan mempengaruhi persepsi pemilih lainnya, terutama pemilih di luar Jakarta yang hanya bisa melihat reuni 212 dari layar kaca.

“Seperti dalam massa yang berkumpul untuk kandidat tertentu. Itu mengapa bagi Prabowo jumlah massa 11 juta itu sangat penting,” kata Arya dilansir dari laman Tirto.

Arya mengatakan, semakin tinggi angka yang hadir di media, maka akan bisa menciptakan efek elektoral yang tinggi pula. Hal itu, kata Arya, membuat Prabowo memiliki kesan banyak pengikut dan disukai banyak orang.

“Dia tahu survei enggak menang, makanya dia pakai massa seperti itu. Itu bisa jadi legitimasinya,” kata Arya.

Sebelumnya Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto mengklaim jumlah massa yang hadir dalam reuni 212 terdapat 11 Juta orang, atas pemberitaan berbagai media mantan danjen kopassus tersebut menuding berbagai media dengan menyebut  merusak manipulasi demokrasi. (EP.ak/trt)

TerPopuler

Loading...