Permadi Arya: Bagaimana Jika Ternyata Allah Takdirkan 2 Periode? Apa Gak Bunuh Diri Massal Mereka?
Loading...

Permadi Arya: Bagaimana Jika Ternyata Allah Takdirkan 2 Periode? Apa Gak Bunuh Diri Massal Mereka?

18 December 2018,
Loading...
loading...
Permadi Arya | TWITTER/@permadiaktivis

SriwijayaAktual.com - Istilah Monaslimin kini jadi perbendaharaan kata baru setelah dipopulerkan oleh politikus Partai Solidaritas Indonesia Mohamad Guntur Romli. Meskipun istilah itu kemudian membuat sejumlah kalangan tersinggung berat, pemerhati politik Permadi Arya tetap saja menggunakannya.

‏"Terheran-heran lihat kelakuan kaum Monaslimin penyembah tugu Monas. Gak hari kerja gak akhir pekan tiap hari cuma ngecuit hasutan permusuhan kebencian terhadap Presiden RI @jokowi. Bagaimana jika ternyata Allah SWT takdirkan 2 periode? Apa gak bunuh diri massal pakai rompi bom mereka?" kata Permadi Arya yang akrab disapaa dengan panggilan Abu Janda melalui akun Twitter @permadiaktivis.
Permadi Arya tidak menyebut nama tokoh atau kelompok manapun dalam tweet berisi sindiran.
Belum lama ini, Guntur Romli dilaporkan ke Badan Reserse dan Kriminal Markas Besar Polri gara-gara menulis Jamaah Monaslimin dalam status Facebook. Tetapi Guntur Romli menegaskan bahwa dalam tulisannya, dia sama sekali tak menyebut nama kelompok tertentu, apalagi agama sehingga dia tak mengerti kenapa dipolisikan.
Pelaporan terhadap Guntur Romli melegakan buat Ustaz Tengku Zulkarnain. Melalui akun Twitter @ustadtengkuzul, dia mengucapkan selamat kepada Guntur Romli.
"Ya ente minimal diperiksa dulu di polisi. Entar para para pakar bahasa akan beri kesaksian dan polisi korek isi tulisanmu... Selamat ya..." kata dia.
Guntur Romli memasang emoticon tertawa terkekeh-kekeh ketika menulis tweet untuk menanggapi pelaporan tersebut.
"Saya dilaporkan gara-gara istilah "jamaah monaslimin." Saya sebut: dengar-dengar, artinya belum tentu bener, saya tidak sebut Islam, 212, apa uang laporin ini merasa "jamaah monaslimin"?" kata dia.
Guntur Romli kemudian mengunggah screencapture tulisan dari Facebook yang jadi pangkal soal.
"Jamaah Monaslimin. Dengar-dengar ada aliran baru: jamaah Monaslimin, Nabinya Hulaihi, Tuhannya Subenahu Watuulo, Ibadahnya setahun sekali di Monas, Umatnya 11 juta kesurupan."
Yang melaporkan Guntur Romli adalah Korlabi dengan tuduhan dugaan penistaan agama, pada Kamis (13/12/2018). [*]
ter-heran2 lihat kelakuan kaum Monaslimin penyembah tugu Monas.. gak hari kerja gak akhir pekan tiap hari cuma ngecuit hasutan permusuhan kebencian terhadap Presiden RI @jokowi. bagaimana jika ternyata Allah SWT takdirkan 2 periode? apa gak bunuh diri masal pake rompi bom mereka?

TerPopuler