Loading...

Jumat, 25 Januari 2019

loading...

Diincar Para Pemburu Harta Karun, Areal Persawahan ini Dipasang Plang Cagar Budaya

    Jumat, Januari 25, 2019   No comments

Loading...
Sejumlah Petugas Memasang Plang Cagar Budaya di Areal Persawahan Joho, Sukoharjo, Jawa Tengah (foto: Indah Septiayning W/Solopos)

SUKOHARJO-JATENG, SriwijayaAktual.com - Ada sebuah plang cagar budaya di areal persawahan Joho, tepatnya di samping Kantor Kecamatan Sukoharjo. Konon, di lahan sawah tersebut ada harta karun yang diburu banyak orang. 

Hamparan luas sawah dengan tanaman padi tumbuh bersemi berwarna hijau membuat areal tersebut tak ada bedanya dengan sawah pada umumnya. Tak ada yang menyangka, lahan persawahan seluas hampir 4 hektare lebih itu menyimpan sejarah serta aset benda berharga yang bernilai tinggi.

Lokasi tersebut diduga merupakan tempat pemakaman kuno dan menjadi incaran pemburu harta karun. Para pemburu ini berusaha dengan berbagai cara, salah satunya menggali tanah di sawah untuk mencari benda cagar budaya.

Berbagai benda diduga cagar budaya pernah ditemukan di areal persawahan tersebut. “Penggalian benda diduga cagar budaya sudah terjadi sejak lama. Bahkan masih terus terjadi di lokasi ini," kata pegiat cagar budaya Sukoharjo, Antonius Bimo Wijanarko kepada Solopos.com, Jumat (25/1/2019). 

Wijanarko menjelaskan, aktivitas penggalian diduga dilakukan pada malam hari karena tidak banyak orang tahu proses penggalian tersebut. Bahkan belum lama ini ditemukan tembikar, manik-manik, tulang, logam, dan lainnya yang diduga berusia seratusan tahun. 

Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukoharjo bersama aparat keamanan untuk menjaga areal persawahan tersebut dari aksi penggalian benda diduga cagar budaya. 

"Sekarang setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) menyatakan kawasan persawahan di Joho merupakan situs cagar budaya," ujar dia. 

Menurut Wijanarko, pengawasan perlu dilakukan terus menerus mengingat hamparan sawah di Joho diduga masih menjadi lokasi pencurian. Salah satunya, Pemkab Sukoharjo memasang plang di kawasan tersebut. 

Plang ini bertuliskan "Dilarang Merusak, Mengambil Barang, Merubah Fungsi Di Area Cagar Budaya". Hal ini tertuang dalam Undang-undang Cagar Budaya Nomor 11 tahun 2010. 

Bagi mereka yang merusak dan mengambil barang serta merubah fungsi di kawasan cagar budaya akan dijerat hukuman penjara paling singkat satu tahun penjara dan paling lama 15 tahun. Selain itu ancaman denda Rp10 juta hingga Rp500 juta. 

"Kawasan areal persawahan Joho sudah ditetapkan sebagai situs bersejarah dan kawasan cagar budaya. Kawasan cagar budaya ini ditetapkan Bupati Sukoharjo," kata Kasi Sejarah dan Purbakala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sukoharjo, Agus DA. (fid/okz)


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...