Loading...
Loading...

Kamis, 17 Januari 2019

loading...

HEBOH!! Petani ini Buang Hasil Panen Cabe-nya Dijalan Raya, kok Bisa? :(

    Kamis, Januari 17, 2019   No comments
iklan

Loading...

DEMAK-JATENG, SriwijayaAktual.com - Diduga akibat membanjirnya impor cabai dari Filipina dan Thailand, harga cabai pun terjun bebas. Hal itulah yang membuat ratusan petani menggelar aksi buang puluhan kilogram cabai merah ke jalan raya.

Para petani membuang cabai ke Jalan Raya Demak-Purwodadi, Kecamatan Dempet, Kabupaten Demak, Jumat sore (11/1/2019), sebagai protes turunnya harga cabai dari Rp20-25 ribu kini menjadi Rp7 ribu per kilogram.

Menurut para petani, biaya bibit dan perawatan saja sampai 40 ribu. "Lha ini malah dihargai 7000 rupiah. Bagaimana kami mau memberi makan keluarga bagaimana?” keluh Ridwan, salah seorang petani cabai sebagaimana dikutip dari laman rmol lampung.

Rendahnya harga jual cabai lokal ini, dituding dampak dari impor cabai yang dilakukan pemerintah. Cabai impor dari Filipina dan Thailand yang beredar di pasar tradisional, dinilai menyengsarakan petani cabai lokal.

Rendahnya harga ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir. Untuk harga normalnya bisa 20 sampai 23 ribu rupiah. Jika Rp 7000, untuk beli bibit dan biaya perawatannya saja tidak mencukupi,” kata Sugiyono.

Aksi protes ratusan petani cabai tersebut, selain membuat jalan sepanjang 200 meter berwarna merah, juga membuat arus lalu lintas tersendat. (*)

Lihat Videonya Dibawah ini;

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...