Loading...

Jumat, 11 Januari 2019

loading...

MIRIS!! Wanita dan Dua Anaknya ini Meninggal Dunia di 'Pondok Menstruasi'

    Jumat, Januari 11, 2019   No comments

Loading...
Pondok Menstruasi sebenarnya sudah dilarang pemerintah | BBC

NEPAL, SriwijayaAktual.com - Seorang wanita dan dua anaknya, masing-masing berusia 9 dan 12 tahun, di Nepal ditemukan tewas di sebuah 'pondok menstruasi'. Pondok menstruasi adalah sebuah tempat untuk mengasingkan para wanita yang tengah mangalami siklus bulanan.

Hal itu dilakukan karena menurut ajaran yang dipercaya, orang Nepal menstruasi dianggap kotor dan akan membawa nasib buruk bagi lingkungan sekitarnya. Bila tidak ada pondok menstruasi, biasanya para wanita akan diperintahkan tidur di gubuk atau kandang ternak.

Mereka yang menstruasi akan diminta menjauh dari desa, tidak memiliki akses ke makanan, dan dilarang menggunakan fasilitas mandi, mencuci, atau toilet umum warga desa. Keadaan tersebut membuat mereka rentan diserang cuaca dingin atau menjadi sasaran kriminal.

Kepala administrator distrik Chetaraj Baral mengatakan autopsi telah dilakukan tetapi pihak berwenang belum menerima konfirmasi penyebab kematian pada wanita dan dua anaknya tersebut. Ditemukan selimut yang terbakar di pondok, serta luka bakar di kaki sang ibu.

"Jenazah mereka telah diserahkan kepada keluarga untuk upacara terakhir mereka," kata Baral, dilansir dari laman BBC, Jumat (11/1/2019).

Praktik ini telah dilarang oleh pemerintah Nepal, di bawah hukum Nepal siapa pun yang membuat seorang wanita diasingkan akan menghadapi hukuman penjara tiga bulan dan denda USD 27 (Rp379 ribu). Para aktivis telah menyerukan agar hukum ditegakkan dengan lebih ketat. Sayangnya, praktik tersebut masih banyak dilakukan oleh warga Nepal.

Kasus ini bukan tragedi pertama yang terjadi, sebelumnya seorang remaja tewas setelah digigit ular di pondok menstruasi. [*]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...