Loading...

Minggu, 06 Januari 2019

loading...

Nurhadi-Aldo, Duet Capres Guyonan yang Terkenal Mengalahkan Para Artis & Politikus Handal!

    Minggu, Januari 06, 2019   No comments

Loading...
Nurhadi - Aldo | Twitter @nurhadi_aldo


SriwijayaAktual.com - "‏#KaloNurhadiPresidennya Pekan Olahraga Nasional, olahraganya ditambahin spasi antara olah dan raga biar jadi Pekan Olah Raga Nasional (PORN)," demikian quote pasangan calon presiden dan wakil presiden Nurhadi - Aldo dalam akun Twitter @nurhadi_aldo pada 1 Januari 2019 lalu.
 
Quote lain yang tak kalah menarik perhatian pasangan tersebut yaitu yang diposting pada 30 Desember 2018.

"Kenapa tidak pernah ada calon pemimpin yang terlahir dari kelas bawah seperti Nurhadi yang hanya berprofesi sebagai tukang urut alat vital padahal di dalam negara yang menjujung tinggi demokrasi seluruh rakyat dapat berpartisipasi di dalamnya. alasanya...... #McQueenYaQueen #NurhadiAldo2019."


Dua quote yang kini dijadikan tulisan dalam poster berformat elektronik itu viral di media sosial. Memang rada-rada mesum quote yang mereka buat. Tetapi tak semua model quote bernada syur, banyak pula berisi pertanyaan-pertanyaan atas keadaan, atau janji-janji sebagai pasangan kandidat.

Nama pasangan Nurhadi-Aldo yang kalau di media sosial bagian huruf DI dan LDO ditulis dengan hufur merah itu beberapa pekan terakhir banyak dibicarakan orang. Bahkan sebagian media mengulas sampai sosoknya yang datang menggebrak perhatian.



Selain membicarakan quote-quote mereka yang bisa bikin ketawa, juga membahas siapa sesungguhnya Nurhadi-Aldo. Pastinya, kalau bertanya ke Komisi Pemilihan Umum, nama mereka tidak terdaftar sebagai kandidat resmi. Lalu siapa mereka?

Nurhadi-Aldo merupakan duet fiktif. Mereka dimunculkan oleh sejumlah anak muda kreatif yang merasa jenuh dengan situasi perpolitikan yang sangat menjemukan. Mereka dikeluarkan sebagai sosok yang menyegarkan supaya perjalanan menuju pesta demokrati berlangsung asyik, seperti koalisi yang mengusung Nurhadi-Aldo: Koalisi Indonesia Tronjal Tronjol Maha Asyik.

Tulisan Murianews.com 4 Januari 2019 mengungkap bagaimana awal mula muncul duet Nurhadi-Aldo. Meskipun duet tersebut fiktif, sesungguhnya sosok Nurhadi itu nyata. Dia berasal dari Desa Golan Tepos, RT 6, RW 4, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang urut. Selama ini, Nurhadi memang sudah memiliki komunitas yang namanya angka 10 -- belakangan angka ini dijadikan nomor urut pasangan Nurhadi-Aldo.


Kalimat-kalimat motivasi untuk anggota komunitas lama-kelamaan menjadi viral. Sampai pada suatu hari, kata Nurhadi, salah satu fans terinspirasi untuk menjadikan dia sebagai tokoh.

“Motivasinya kita semua tahulah. Dua kubu capres dan cawapres ini kan sedang saling serang. Kami kesel. Kesel melihatnya. Kemudian mas Edwin punya gagasan seperti itu. Asal tidak ada melanggar agama atau negara saya perbolehkan,” demikian laporan Murianews.com.

Nurhadi setuju sekali kalau gagasan membuat banyolan-banyolan tersebut bisa meredam panasnya pertarungan politik menuju bulan April 2019. 

BBC Indonesia  pada 4 Januari 2019 menulis ketika Nurhadi keluar dalam bentuk banyolan, di dalamnya ada pesan untuk masyarakat. Pesan itu adalah untuk meminta masyarakat Indonesia tidak gampang dipengaruhi oleh politisi yang membuat warga jadi terpecah belah dan saling bermusuhan.

Lalu bagaimana dengan konten-konten yang menyerempet ke hal-hal mesum itu. Menurut laporan BBC Indonesia hal itu ternyata merupakan bagian dari strategi marketing. Dari pengalaman mencermati perdebatan politik di media sosial, perdebatan akan dapat teralihkan kalau ada pembahasan hal-hal yang syur.

Setelah pasangan Nurhadi-Aldo keluar sebagai penantang baru pasangan nomor urut satu dan dua, kini nama Nurhadi makin monder. Wajah lelaki yang lahir pada 1969 dan menjalankan usaha pijat di kios Pasar Brayung, Kecamatan Mejobo, kian viral.

Secara ekonomi, dia mengakui sekarang makin meningkat. 

Sejak diluncurkan sekitar dua minggu yang lalu hingga sekarang, @nurhadi_aldo baru membuat sebanyak 94 konten di Twitter. Tetapi, pengikutnya di Twitter sudah bejibun,  44.4 followers, di Facebook lebih dari 81.000 pengikut, di Instagram lebih dari 73.000 pengikut lebih. Trennya, followers ketiga platform tersebut makin bertambah.

"Kritik Nurhadi terhadap marxisme ini memiliki nilai matrealisme historis yg cukup tinggi dan telah menjadi kajian bagi filsuf kelas dunia seperti Ust Abdul Somad, Ust Hanan Attaki, dan Ust Zakir Naik. #McQueenYaQueen," demikian quote @nurhadi_aldo.

Selain kritik-kritik terhadap isme, dia juga sering melontarkan janji-janji. 
"Kami berencana akan mengalih tugas kan aparatur negara seperti TNI dan kepolisian menjadi Petani PNS guna meningkatkan ketahanan pangan di negri ini. #McQueenYaQueen." [*]

"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...