Loading...

Minggu, 20 Januari 2019

loading...

Prabowo Presiden RI 2019-2024?, 'Akuisisi Saham PT Freeport 51 Persen akan Dibatalkan'? "Miliki Freeport Seutuhnya Untuk NKRI"

    Minggu, Januari 20, 2019   No comments

Loading...
Ilustrasi/net

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Dewan Penasehat Pass Lantang (Prabowo-Sandi Bulan Bintang) yang juga caleg DPR RI dari Partai Bulan Bintang (PBB) Ahmad Yani, mengaku kalau pasangan Prabowo-Sandi menang di Pilpres 2019, akuisisi saham PT Freeport 51 persen akan ditinjau ulang. 

Hal itu dikatakan Yani, karena ia melihat ada sesuatu yang tidak beres dari akuisisi yang menghabiskan dana Rp55,8 triliun melalui BUMN PT Inalum itu. 

"Insya Allah nanti kalau Pak Presidennya terpilih Pak Prabowo kita tinjau kembali. Kita akan tinjau dan evaluasi kembali itu," kata Ahmad Yani, usai deklarasi Pass lantang di Seknas Prabowo-Sandi, Jalan HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Minggu (23/12/2018).

Dia yakin, akuisisi itu hanya sekadar lucu-lucuan saja. Karena menurut dia, kontrak Freeport akan habis pada 2021, sehingga jika menunggu itu, maka pemerintah bisa mendapatkan dengan gratis. 

Jika sudah habis, maka menurut dia menjadi aneh kalau malah dibeli dengan nilai yang besar itu. Ia curiga, ada sesuatu indikasi pelanggaran hukum dibalik ini. 

"Oleh karena itu, saya minta betul aparat penegak hukum khususnya KPK usut ini. Saya yakin ini ada aroma yang tidak baik. Bau yang enggak sedap di balik ini," kata anggota Komisi III DPR periode 2009-2014 dari Fraksi PPP itu. 

Maka ia menjanjikan, kalau Prabowo nanti terpilih, kesepakatan itu bisa dievaluasi hingga dibatalkan oleh pemerintah. 

"Oleh karena itu, bisa kita evaluasi lagi, bisa kita batalkan lagi. Saya kira Pak Prabowo satu diantaranya ingin mengembalikan sumber daya alam kita kepada bumi pertiwi sendiri," katanya.  [viva]




"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Redaksi Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...