Menkominfo Rudiantara; "PEMILU 2019 BERANTEM'
Loading...

Menkominfo Rudiantara; "PEMILU 2019 BERANTEM'

Thursday, March 28, 2019, Thursday, March 28, 2019
loading...
Loading...
Menkominfo Rudiantara - (Foto: Inilahcom

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Menkominfo Rudiantara menyebut berita bohong alias hoaks yang beredar di media sosial kebanyakan adalah konteks politik. Rudi mengatakan hal ini karena Indonesia sedang dalam proses Pemilu 2019.

"Pantauan kami, hoaks itu meningkat cepat. Desember 2018 naik 75, Januari 350 lebih. Ini baru yang terverifikasi dan terfalidasi. Polri juga ikut serta dalam memvalidasi hoaks. Paling banyak politik 23 persen, baru isu ke agama dan lainnya. Ini mungkin karena tahun politik. "Ini pesta, tapi tidak menunjukkan pesta, melainkan berantem," kata Rudiantara di Balai Kartini, Jakarta, Kamis (28/3/2019).

Rudiantara mengatakan Kominfo telah melakukan berbagai cara untuk menangkal hoaks di Pemilu 2019. Selain menggandeng Polri, ada 3 hal yang menjadi fokus Kominfo memberikan edukasi kepada masyarakat soal maraknya hoax.

"Tadi saya bicara dengan Pak Iqbal (Kadiv Humas Polri) apa yang dilakukan pemerintah dalam hal ini Kominfo selalu berpatokan pada 3 hal, pertama apa yang terjadi di hulu. Sayangilah pulsa kita jangan hamburkan pulsa kita, itu saya sampaikan di pelosok. Hoaks ini tidak terjadi di desa, tapi di perkotaan," jelasnya.

Langkah kedua, Kominfo selalu melakukan profailing setiap isu yang beredar di media sosial. Kominfo bahkan mencatat setiap harinya hoax-hoax yang beredar.

"Kedua kami melakukan profailing, menangkap informasi publik, kalau ibu dan bapak mau tau, kita tampilkn hoaks of the day. Itu ada setiap hari laporan dan minggu. Kami juga bekerjasama dengan Polisi untuk melakukan tindakan di dunia nyata, karena di dunia maya semua jejaknya ada," sambung dia.

Rudiantara menyoroti betul hoax yang kian marak beredar di tengah-tengah masyarakat. Dia mengajak semua pihak untuk berani menangkal hoax.

"Hoaks ini marak, pertumbuhannya luar biasa. Ayo kita perangi hoaks, sayangilah pulsa kita jangan sampai tersedot untuk hal negatif. Bahkan sekarang banyak menghasut antar golongan, agam, ini banyak amimahnya," tutup dia. [rok/inilah]

TerPopuler

close
loading...