Tanggapi Luhut Binsar Panjaitan, Jansen: Kami Mau Ganti Presiden, Bukan Ganti Ideologi Pancasila !!
Loading...

Tanggapi Luhut Binsar Panjaitan, Jansen: Kami Mau Ganti Presiden, Bukan Ganti Ideologi Pancasila !!

Saturday, March 30, 2019, Saturday, March 30, 2019
loading...
Loading...
Jansen Sitindaon [dok/net]

SriwijayaAktual.com - Politisi Partai Demokrat Jansen Sitindaon turut menanggapi pernyataan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang mengklaim melihat ada gerakan yang ingin mengganti ideologi Pancasila di kubu salah satu pasangan capres.

Jansen Sitindaon yang merupakan anggota Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengaku tidak merasakan seperti apa yang dituduhkan Luhut. Jansen Sitindaon meyakini tidak ada pihak yang ingin mengganti ideologi Pancasila.

"Ada-ada aja! saya yang hari ini ada di internal pemenangan 02 tidak merasakan itu sama sekali. Demokrat dan @SBYudhoyono menjadi jaminan bahwa itu tidak akan pernah terjadi. Memang situ aja yang tentara sini juga boss. Yang benar itu: kami mau ganti Presiden bukan ganti ideologi pancasila," tulis @jansep_jsp melalui akun Twitter.

Sebagaimana diketahui, hal tersebut disampaikan Luhut Binsar Panjaitan via pesan di WhatsApp Group kepada para mantan perwira Akademi Militer yang masuk pada 1967 dan lulus pada 1970.

"Ingatlah yang saya sampaikan hari ini, bahwa saya melihat sudah ada gerakan yang mengarah pada keinginan untuk mengganti ideologi Pancasila. Itu yang saya takut," ujarnya dilansir Tempo.co, Rabu (27/3/2019).

Menurut, pernyataan yang dilontarkannya tersebut bukan sekedar spekulasi atau hanya ingin menakut-nakuti, melainkan benar-benar nyata.

"Saya punya data-data yang cukup akurat terhadap itu yang tidak elok juga untuk kita buka ke publik," ujar dia.

Atas dasar itu, Luhut mengundang para mantan perwira dan mantan pejabat untuk bertemu menjelang hari-H pencoblosan pemilihan presiden 2019.

"Saya ingin sekali lagi mengundang kapan teman-teman entah mau ber-5 atau 10 orang, saya jamin pasti independen. Anda mau tanya apa saja, mau minta bukti apa saja, saya siap," kata dia.

Luhut menegaskan bahwa undangannya itu tidak bermaksud mengintervensi pilihan politik seseorang. Dia menyebut tak masalah jika para mantan perwira memilih nomor 01 atau 02 di pemilihan presiden 2019.

"Saya tidak ada masalah, yang saya inginkan hanyalah agar kita-kita mantan perwira, mantan pejabat, marilah berpikir jernih, marilah bernalar dalam melihat segala hal, jangan menutup mata hati terhadap fakta-fakta yang baik," katanya. [*]



TerPopuler

close
loading...