Harusnya Pakai Kondom Saat Berhubungan Intim di Fase Kehamilan? 'Iya Apa?
Loading...

Harusnya Pakai Kondom Saat Berhubungan Intim di Fase Kehamilan? 'Iya Apa?

Wednesday, April 10, 2019, Wednesday, April 10, 2019
loading...
Loading...
Ilustrasi

SriwijayaAktual.com - Berhubungan sex saat masa kehamilan memang masih menimbulkan banyak pertanyaan; boleh atau tidak, kalaupun boleh di usia kandungan berapa, dan sebagainya. Untuk menjawab keraguan Anda tersebut, dr. Hari Santoso,SpOG, punya penjelasannya untuk Anda.


"Secara umum, sex tidak menyebabkan keguguran, kalaupun misalnya melakukan foreplay seperti memainkan puting payudara, dan sebagainya, yang merangsang keluarnya hormon oksitosin yang bisa menyebabkan rahim kontraksi. Namun, hal tersebut tidak sampai pada bisa menyebabkan keguguran. Mungkin hanya rasa mules sedikit, tapi nanti hilang sendirinya," katanya kepada AkuratHealte secara eksklusif, di Rumah Sakit Mitra Keluarga, Kalideres, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Jadi, hubungan sex ini bisa dilakukan kapan saja. Tidak ada ketentuan hanya boleh dilakukan pada trimester tertentu. Lanjutnya, banyak yang tidak mengetahui, justru pada trimester akhir biasanya lebih disarankan untuk sering-sering berhubungan. Karena menjelang kelahiran, berhubungan badan yang bisa menghasilkan hormon oksitosin dapat membantu merangsang kontraksi.

"Berhubungan sex tidak menimbulkan zat berbahaya, tetap boleh dilakukan di trimester pertama walapun diusia kandungan tersebut anak rentan terjadi kecacatan dalam konteks lain. Harus menggunakan kondom? Tidak juga, karena sperma mengandung suatu zat yang dapat menyebabkan kontraksi tapi tidak sampai membahayakan," jelasnya.

Walaupun tidak harus menggunakan kondom saat berhubungan intim dengan ibu hamil, tetap ada ketentuannya yaitu suami harus dipastikan dalam keadaan sehat, alias bebas dari penyakit menular seksual. Bagaimanapun juga, penggunaan kondom bisa mengurangi risiko ibu hamil terkena berbagai penyakit menular seksual seperti HIV/AIDS, herpes, gonore, HPV, sampai trikomaniasis yang berbahaya bagi janin.
dr. Hari Santoso, SpOG

"Jangan lupa perhatikan kondisi sang ibu juga lagi dalam keadaan fit gak? Daya tahan tubuhnya oke gak? Tidak ada tanda-tanda kandunganya, atau si ibunya rentan keguguran. Kalau sudah begitu, jangan dipaksakan. Lebih baiknya konsultasi terlebih dahulu ke dokternya masing-masing," tutupnya. [*]

TerPopuler

close
loading...