Loading...
Loading...

Rabu, 01 Mei 2019

loading...

oooO?...Ini Penyebab Malaysia dan Vietnam Getol Curi Ikan di Laut Indonesia

    Rabu, Mei 01, 2019   No comments
iklan

Loading...
Ilustrasi/Pencurian Ikan Dilaut Indonesia


JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pujiastuti geram meningkatnya kasus pencurian ikan di laut Indonesia. Menurut data yang dihimpun Kementerian Kelautan dan Perikanan, kasus intrusi kapal asing meningkat beberapa tahun terakhir. 

Dari data yang dikeluarkan kementerian, kapal berkebangsaan Vietnam dan Malaysia rajin mencuri ikan di perairan Indonesia. Vietnam tercatat 33 kasus dan Malaysia 16 kasus. Sedangkan barang bukti yang diamankan mencapai 47 kapal. 

"Beberapa tahun ini, terutama satu tahun terakhir aktivitas dari pada pencurian intrusi kapal ikan asing di Laut Natuna memang meningkat tajam," kata Susi di VIP Room Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (30/4/2019). 

Dari analisa yang dilakukan jajarannya, wacana kapal curian yang dilelang bukan solusi cerdas. Malahan menurutnya, hal itu membuat negara merugi. 

"Dilelang itu dengan harga yang masuk negara dengan harga Rp 100-200 juta paling besar Rp 500juta. Untuk mereka hitung-hitungan ekonominya untung. Sekali melaut dateng trip ke Indonesia, mencuri, bisa dapet Rp 1-2 milyar, kalau dilelang dia tebus Rp 500 juta masih untung," ujar Susi. 

Aksi pelelangan kata Susi malah membuat pelaku makin berani untuk mencuri. Hal itu terbukti dengan adanya kapal residivis yang ditangkap kembali. 
"Jadi kita itu jengkelnya setahun terakhir menangkap beberapa kapal, yang kita tangkap setahun yang lalu. Dilelang, dibeli, dijual, dibeli, dipake lagi, nyuri, ditangkep lagi," tuturnya. 

Kedepan ia mengusulkan dari pelelangan kapal nilai ekonomisnya kecil. Apalagi tidak setara dengan kerugian dari ikan serta tidak setara juga dengan resiko pengejaran patroli. 

" Masa kita kerjanya nangkepin kapal yang sama. Kan sumber daya resource kita lebih baik untuk mengawasi yang lain. Dan deterance effect jadi tidak ada," tambah Susi. 

Tidak hanya itu, Susi melihat apa yang membuat Vietnam dan Malaysia getol mencuri di perairan Indonesia karena sudah putus asa dengan sumber daya kelautan di perairan mereka. 

" Saya melihat persoalan mereka satu desperation, itu benar. Sumber daya laut mereka sudah habis rata-rata. Ya mereka desperate untuk dapat. Lari ke bawah(Indonesia)" 

"Akhirnya mereka dikartu kuning, mereka sudah bebas dari itu. Ya mestinya mereka tidak lepas dari kartu kuning karena masih melakukan ilegal unreported and unregulated fishing (IUU)," imbuhnya. [akurat]


"HEBOH! KLIK BACA JUGA DIBAWAH INI:
loading...

About Sriwijaya Aktual

Sumber Informasi Realita Tajam dan Terpercaya.

loading...
Previous
Next Post
Silahkan Tinggalkan Komentar Anda :
Tidak ada komentar:
Write komentar

Langganan berita terbaru

Lengkapi form di bawah ini, dan dapatkan update berita terbaru dari kami.

Deliver via FeedBurner
Loading...