Polemik “Jilbab vs Kebaya”, Ada Grand Design untuk Rusak Akhlak Umat!
Loading...

Polemik “Jilbab vs Kebaya”, Ada Grand Design untuk Rusak Akhlak Umat!

22 July 2019,
loading...


SriwijayaAktual.com - Tayangan video BBC News Indonesia yang mengupas kiprah Komunitas Perempuan Berkebaya Indonesia berujung polemik di sosial media. Masalah kebaya bergeser pada isu panas yang mempertentangkan kebaya dengan jilbab.

Akun Twitter @kirekswasta memulai mengeser isu kebaya pada isu panas. “Ini keren, jangan kalah dengan boomingnya hijab dan segala hal yang berbau agama padahal ya jualan hijab aja itu. Mending kebaya, ayo rame-rame berkebaya buat cewe, jadikan bisnis yang besar di negeri sendiri,” tulis @kirekswasta merespon video BBC News Indonesia.

Politisi Hazreiza atau Reiza Patters bersuara keras menanggapi “cibiran” soal jilbab itu. “Ayo berhijab untuk perempuan Muslim.. Yang belum berhijab, mudah-mudahan dapat segera berhijab.. Yang gak mau berhijab dan memilih berkebaya, ya gakpapa terserah juga.. Gak perlu dibentur-benturkan dengan kedunguan yang dipertontonkan ke muka publik..,” tulis Reiza di akun @Reiza_Patters.

“Dungu banget kampanye kebaya kok pake ngata-ngatain hijab.. Toloooolll, tolollll.. Otak di dengkul emang cenderung jadi fasis...,” tambah @Reiza_Patters.

Praktisi hukum Dusri Mulyadi di akun @dusrimulya menimpali komentar @Reiza_Patters: “Lucunya yang ngampanyein kemungkinan hobi pake Thank Top dan Hotpan atau jeans. Make kebaya kagak, jilbaban kagak..tapi adu-adu kebaya dan jilbab.”

Wartawan senior Didien Azhar menduga, upaya membenturkan jibab dengan kebaya tidak lepas dari grand design untuk merusak akhlak umat.

“Mengapa di sini diperdebatkan cara berpakaiannya? Saya menduga, ada grand design untuk merusak akhlak umat! Saya kira demikian,” tulis Didien di akun @didienAZHAR.

Sebelumnya mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan bahwa pihak yang mempertentangkan hijab dengan kebaya memiliki laku anti terhadap perbedaan.

“Statement seperti ini kelihatan bahwa laku anti terhadap yang berbeda melekat di Otaknya. dan biasanya sok ngomong Pancasila. memang kenapa dengan Booming Hijab? dan Hijaber pakai Kebaya juga banyak. jadi Pakai Kebaya ayo dibudayakan, Pakai Hijab berkebaya juga Ok. Pakai Kebaya Ok,” tegas Dahnil di akun @Dahnilanzar. [td]

TerPopuler

Loading...