Terkait Rencana Ibu Kota Negara Pindah, Wapres JK Ingatkan Kalimantan Banyak Lahan Gambut Mudah Terbakar
Loading...

Terkait Rencana Ibu Kota Negara Pindah, Wapres JK Ingatkan Kalimantan Banyak Lahan Gambut Mudah Terbakar

30 July 2019,
loading...

SriwijayaAktual.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengingatkan rencana pemindahan ibu kota ke Kalimantan harus melewati kajian menyeluruh. Pasalnya, lahan di Kalimantan didominasi oleh lahan gambut yang mudah terbakar.

"Harus hati-hati juga, kalau di Kalimantan lahan gambut banyak bisa terbakar, di Kalimantan Timur juga banyak bekas lubang tambang. Jadi harus dipilih dengan betul," ujar JK, Selasa (30/7/2019).

Ibu Kota negara dipastikan akan pindah dari Pulau Jawa atau Jakarta. Dipastikan, pemerintah sudah memilih Kalimantan sebagai lokasi baru ibu kota negara.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengungkapkan, Presiden Joko Widodo sudah menyetujui lokasi yang akan menjadi ibu kota baru negara Indonesia.
"Iya, nanti diumumkan," ujar Bambang, Senin (29/7).

Namun, Bambang enggan menerangkan secara lugas provinsi dan daerah mana di Pulau Kalimantan yang bakal ditunjuk menjadi ibu kota negara pengganti DKI Jakarta.
"Kalimantan, provinsinya nanti," pungkasnya.

Rencana pemindahan ibu kota adalah isu klasik yang kerap muncul. Hal ini pertama kali dicetuskan oleh Presiden pertama Soekarno. Kala itu, Bung Karno mewacanakan ibu kota dipindah ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Namun rencana itu kandas karena Bung Karno keburu lengser dari jabatannya.

Selanjutnya wacana itu kembali muncul, di era Presiden Soeharto. Bapak pembangunan itu sempat mewacanakan ibu kota dipindah ke wialayah Jonggol, Jawa Barat. Namun lagi-lagi wacana itu kandas. Soeharto lengser tahun 1998. [rm]

TerPopuler

Loading...