woOW!! Fantastis! Penghasilan Tukang Ojek di Papua
Loading...

woOW!! Fantastis! Penghasilan Tukang Ojek di Papua

21 July 2019,
loading...
Tukang Ojek di Papua Bisa Hasilkan Rp 40 Juta Sebulan

PAPUA, SriwijayaAktual.com - Tukang ojek masih jadi profesi yang tetap eksis sampai sekarang. Apalagi sekarang ada sistem ojek online yang memudahkan penumpang untuk memesan ojek. Tak hanya penumpang yang diuntungkan, tukang ojeknya pun juga diuntungkan berkat adanya sistem online ini.

Ojek juga biasanya diandalkan sebagai transportasi untuk menjangkau tempat-tempat yang tidak bisa dilalui oleh mobil atau medan jalannya yang sulit dilalui. Semakin jauh jaraknya, semakin mahal ongkosnya.

Begitu pula yang terjadi di Papua. Kita tahu kalau di Papua jalur transportasinya masih sangat terbatas dan jarak antar perkampungan bisa sangat jauh. Belum lagi medannya yang terjal dan sulit untuk dilalui.

"Penghasilan tukang ojek di Papua jauh lebih besar dari gaji bulanan kalian.
Salah satu alternatif transportasi yang bisa digunakan di Papua adalah ojek. Percaya atau tidak, tukang ojek di sana bisa menghasilkan uang Rp 40 juta per bulannya.

Dilansir dari akun Instagram @catatan_info dan @sigitarifian, di Papua tarif naik ojek bisa mahal sekali, tergantung jarak tempat tujuan. Misalnya saja di daerah Oksibil, di Kabupaten Pegunungan Bintang, tarif ojek di sana bisa mencapai 50 ribu sampai jutaan.

Tarifnya semakin mahal bila jalur yang dilalui memiliki medan yang terjal dan jaraknya sangat jauh. Dari suatu perkampungan ke perkampungan lain, kadang tukang ojek di sana bisa menghabiskan waktu berjam-jam.

"Sebanding dengan risiko yang harus ditanggung.
Foto/vibizmedia.com

Meskipun punya penghasilan besar, itu sebanding dengan risiko yang harus ditanggung. Jika penumpangnya adalah orang Papua Asli dan penumpang jatuh, maka tukang ojek harus membayar denda.

Belum lagi suka ada gangguan dari perampok dan kelompok separatis Papua. Ada banyak kasus tukang ojek ditembak kelompok separatis Papua ketika sedang mengantarkan penumpangnya.

Warga Papua masih banyak yang belum memiliki kendaraan pribadi. Pasalnya, untuk mendatangkan sebuah motor, biaya yang harus dikeluarkan sekitar Rp 10 juta, apalagi mobil, bisa sampai ratusan juta karena diangkut menggunakan helikopter.

Bagaimana menurut kalian? Jika ingin punya penghasilan Rp 40 juta sebulan, jadi tukang ojek aja di Papua. [*]


Lihat postingan ini di Instagram

Kalau ada yg mau lihat mama-mama & nona-nona full make up pakai motor trail ke pasar maen lah ke Kota Oksibil Papua. Kebayang dong Sangarnya bagaimana!!! . Ga semua ke beli motor sih, bayangin aja ongkos kirimnya bisa 10jt. Buat yg ga kebeli motor kemana2 bisa pakai ojek. Kalau deket paling 50rb, kalau jauh bisa jutaan tarifnya. . Namun Berat jd Tukang Ojek di Pegunungan Papua, dari ancaman keamanan hingga medan yg berat, belum harus bayar denda yg lumayan banyak jika sampai jatuh saat membawa penumpang asli orang Papua. Ya itu semua sepadan dengan penghasilan yg bisa mencapai 40jt sebulan. . Jadi jika terjadi sesuatu dalam perjalanan atau penumpang warga lokal tergores saja bisa ribet urusannya. Ada tuntutan bila penumpang adalah warga lokal terjatuh atau meninggal dendanya bisa sampai Rp 1 miliar. Lalu kalau dinego bisa sampai Rp 200 juta. Bahkan dahulu selain di denda supir atau tukang ojek akan di pukul terlebih dahulu, untungnya sekarang cukup bayar denda saja.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Sigit Arifianto (@sigitarifian) pada


TerPopuler

Loading...