Pasca-Insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Polisi Kumpulkan HMI, Kelompok Cipayung dan BEM Se-Jatim
Loading...

Pasca-Insiden di Asrama Mahasiswa Papua, Polisi Kumpulkan HMI, Kelompok Cipayung dan BEM Se-Jatim

21 August 2019,
loading...
Polisi mengumpulkan HMI Cipayung dan BEM se-Jawa Timur (Foto: Syaiful Islam)

SURABAYA-JATIM, SriwijayaAktual.com - Polda Jawa Timur (Jatim) mengumpulkan ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cipayung dan BEM se-Jatim di Rumah Dinas Kapolda Jatim, Jalan Bengawan, Surabaya, Selasa 20 Agustus 2019 malam. 

Pertemuan tersebut juga dihadiri Forkopimda. Pengumpulan ratusan mahasiswa ini untuk menciptakan SDM yang unggul agar Indonesia maju. Di samping itu, insiden yang terjadi di asrama Papua, Jalan Kalasan 10 Surabaya pada 17 Agustus 2019 agar tidak terulang kembali.

Sehingga ke depan tercipta situasi yang aman dan rukun. Para mahasiswa, baik yang berasal dari Papua maupun daerah lain bisa hidup berdampingan dengan masyarakat seperti sebelumnya.

"Kami mengumpulkan mahasiswa kelompok Cipayung dan BEM se-Jatim supaya mengarah pada SDM Unggul, Indonesia Maju. Kami juga mengevaluasi beberapa masalah yang beberapa minggu terakhir muncul di Jatim," ujar Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan. 

Menurut Luki, untuk mengatasi permasalahan tersebut harus dilakukan secara bersama-sama agar ke depan lebih baik lagi. Sebelum melakukan pertemuan dengan para mahasiswa, pihaknya juga telah menggelar pertemuan dengan organisasi pemuda.

Serta organisasi masyarakat dan tokoh masyarakat yang ada di Surabaya dan sekitarnya di Mapolda Jatim kemarin siang. Pihaknya ingin mengajak semuanya untuk bergandengan tangan dengan polri guna menjaga kerukunan serta stabilitas keamanan.

"Saat ini, berita hoaks semakin banyak. Kami terus beroperasi di dunia maya untuk membendungnya. Kami harus bijak dalam bermedsos. Kami berharap kejadian di Jatim terkait warga Papua tidak terulang kembali. Kami terbuka dengan mahasiswa, dan malam ini bersilaturrahmi," ujar Luki. 

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa yang ikut hadir dalam silaturahmi ini, menyatakan Gubernur Papua Lukas Enembe akan ada rencana melakukan pertemuan dengan mahasiswa Papua di Jatim. Itu disampaikan Lukas saat dirinya menelefon.

"Kita saling membangun dan memunculkan understanding. Ini penting supaya kalau ada sesuatu yang meragukan kebenarannya, maka harus ada klarifikasi dan verifikasi. Persaudaraan yang sejati memang harus dibangun di atas ke salingan itu. Saling memahami, mempercayai dan menghormati," ujar Khofifah. (Ari/okn)

TerPopuler

Loading...