Suara Kemerdekaan Indonesia Bergema Hingga Ke Pesisir Timur Benua Afrika
Loading...

Suara Kemerdekaan Indonesia Bergema Hingga Ke Pesisir Timur Benua Afrika

18 August 2019,
loading...

SriwijayaAktual.com - Semangat perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia bergema hingga ke pesisir timur benua Afrika. Tepatnya di Tanzania.

Warganegara Indonesia yangh menetap di negeri itu dengan sangat antusias ikut meramaikan perayaan Hari Kemerdekaan Ke-74 RI yang diselenggarakan KBRI Dar es Salaam.

Dalam keterangan yang diterima dari KBRI Dar es Salaam, disebutkan bahwa kegiatan untuk memperingati Hari Kemerdekaan telah dimulai sejak tanggal 17 Juli 2019. Setiap pekan digelar pertandingan olahraga yang diikuti staf KBRI dan WNI di Tanzania, seperti tenis lapangan, badminton, tenis meja, dan basket.

Selanjutnya, pada tanggal 10 Agustus sambil memperingati Hari ASEAN yang jatuh pada tanggal 8 Agustus, KBRI menggelar gerak jalan dan kompetisi olahraga yang diikuti oleh masyarakat Indonesia, komunitas Vietnam dan Filipina yang berada di Dar es Salaam, juga masyarakat Tanzania.

Kegiatan itu dihadiri  Duta Besar Vietnam di Dar es Salaam, Nguyen Kim Doanh, serta Presiden Komunitas Filipina di Tanzania, Genevieve Coppard.

Adapun olahraga yang dipertandingkan antara lain kompetisi Senam Kesehatan Jasmani (SKJ), bola voli, dan tarik tambang, serta perlombaan khas perayaan hari kemerdekaan di tanah air, antara lain balap karung, makan kerupuk, dan tarik tambang.

Para peserta dari Komunitas ASEAN dan masyarakat setempat sangat mengapresiasi penyelenggaraan kegaiatan tersebut.

“KBRI Dar es Salaam telah menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermakna dalam rangka merayakan Hari ASEAN serta Hari Raya Kemerdekaan Indonesia,” ujar Nguyen van Binh, diplomat Vietnam di Dar es Salaam, dalam keterangan itu.

Selain itu, masih dalam momentum perayaan HUT RI, pada tanggal 13 Agustus, KBRI Dar es Salaam bekerja sama dengan Center for Foreign Relations telah meluncurkan Kursus Bahasa Indonesia pertama di Dar es Salaam yang dibuka untuk publik.

Peluncuran kursus tersebut dihadiri Direktur CFR, Dr. Jeremia Ponera, calon murid, serta awak media cetak dan elektronik setempat.

Dalam kegiatan ini, Dubes RI Dar es Salaam Ratlan Pardede mengatakan bahwa pembukaan kursus tersebut merupakan tonggak sejarah dalam kerja sama bilateral kedua negara yang sudah terjalin sejak 1964.

Diharapkan program tersebut dapat meningkatkan kerja sama antar masyarakat RI dan Tanzania, meningkatkan minat para pelajar Tanzania untuk melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia, serta membuka peluang kerja sama lain di berbagai bidang.

Sementara Direktur CFR Jeremia Ponera mendorong masyarakat Tanzania agar tidak menyia-nyiakan kesempatan mempelajari bahasa Indonesia yang merupakan negara besar. Dia yakin, kemampuan berbahasa Indonesia akan membuka banyak kesempatan.

Kursus Bahasa Indonesia akan dimulai pada tanggal 24 Agustus, di mana para tenaga pengajarnya adalah para pemuda setempat yang merupakan alumni penerima beasiswa Indonesia.

Guna memastikan kualitas tenaga pengajar, sebelumnya pada bulan Juli 2019, KBRI Dar es Salaam bekerja sama dengan Wisma Bahasa Indonesia untuk menyelenggarakan Training of Trainer selama sebulan penuh.

Sebagai puncak kegiatan, pada tanggal 17 Agustus KBRI Dar es Salaam menggelar upacara Detik-detik Kemerdekaan Republik Indonesia di Wisma Duta Besar RI yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng, pergelaran kesenian, pembagian hadiah pertandingan, dan ramah-tamah.

Setelah sebulan lebih berlatih,  WNI dan masyarakat Tanzania turut berpartisipasi meramaikan acara dengan menampilkan musik angklung serta tari tortor.

Dalam sambutannya, sejalan dengan tema “SDM Unggul Indonesia Maju” Dubes RI Ratlan Pardede mengingatkan agar WNI  ikut memperlihatkan bahwa Indonesia memang memiliki SDM yang unggul dan mampu bersaing di tingkat global.

“Untuk itulah, kita sebagai perwakilan dari bangsa dan negara Republik Indonesia di Dar es Salaam, mari tunjukkan kecintaan kita kepada Indonesia. Kita tunjukkan bahwa kita mampu bersaing dari sisi ilmu pengetahuan, keahlian, dan terutama dari sisi martabat atau karakter,” demikian Dubes Ratlan Pardede. (rmol)

TerPopuler

Loading...