Viral Video Langit 'Ikut Menangis' Usai Mbah Moen Wafat
Loading...

Viral Video Langit 'Ikut Menangis' Usai Mbah Moen Wafat

Wednesday, August 7, 2019, Wednesday, August 07, 2019
loading...
Loading...
Jenazah KH Maimoen Zubair (Mbah Moen) dari RS Al Noor, Mekkah, Selasa pagi (6/8/2019) sekitar pukul 7.18 waktu setempat menuju tempat pemandian jenazah dan akan disemayamkan di Kantor Urusan Haji Daker Syisyah, Mekkah. - Antara

Dalam video tersebut terlihat kondisi Mekkah dan sekitarnya yang diguyur hujan. Kondisi ini menjadi anomali sebab seharusnya Arab Saudi tengah berada di puncak musim panas.

MEKKAH, SriwijayaAktual.com -  Diketahui kiai sepuh Nahdlatul Ulama (NU) KH Maimun Zubair atau Mbah Moen baru saja tutup usia. Almarhum dikabarkan berpulang di Mekkah, Arab Saudi pada Selasa (6/8) sekitar pukul 04.17 waktu setempat. Mbah Moen wafat di usia 90 tahun ketika tengah menunaikan ibadah haji.
[X] Close

Doa dan ucapan bela sungkawa pun mengiringi kepergian Mumtasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu. Tak hanya dari kalangan santri, Presiden dan sejumlah pejabat tinggi negara pun ikut menyampaikan rasa duka citanya. Hingga tak salah rasanya bila hari ini Indonesia "menangis" atas kepergian sang kiai. 

Namun rupanya tak hanya Indonesia yang berduka. Video viral yang diunggah oleh akun Twitter @munawar_am ini membuktikan bahwa langit ikut "menangis" atas kepergian Mbah Moen.

Dalam video berdurasi 45 detik itu terlihat pemandangan Mekkah yang diguyur hujan lebat. Peristiwa ini terjadi pada Selasa subuh, sekitar beberapa saat setelah Mbah Moen berpulang. Padahal, saat ini, Mekkah dan sekitarnya seharusnya tengah berada di puncak musim panas.

"Dan.... Subuh tadi, Ka'bah dan kota Makkah memang diguyur Hujan....," tulis @munawar_am. "Masya Allah....

Video yang diunggah Selasa pukul 10.58 WIB ini pun langsung menjadi magnet bagi warganet. Dipantau pada pukul 20.11 WIB, video tersebut sudah diputar hampir 70 ribu kali. Ribuan likes pun didapat atas unggahan itu.

Warganet pun ikut terenyuh atas video ini. Selain mengucapkan syukur, mereka juga membagikan pendapat mereka atas anomali tersebut.

"Bahkan sampai detik ini pukul 9.30 pagi yg biasanya cuaca sudah panas di kota makkah matahari belum terlihat juga,lahul fatihah," tulis @ju***d_. "Padahal sekarang lg puncak musim panas. Seaakan bumi pun bersedih," imbuh @h_fa****ry.

"Udara pagi ini di syisah raudoh juga redup. Tidak panas seperti biasanya," kata @pen******an. "Dan langitpun menangis, doa kami untuk mbah maimun, semoga husnul khatimah. Aamiin," timpal @Ta****g9.

"Bumipun ikut bersedih, tatkala Kyai besar kita Syaikhonah Maimun Zubair meninggalkan dunia yang fana ini. Al fatihah," tulis @dedd*******zma. "Ia pergi memenuhi panggilan yang maha cinta dan masih mninggalkan berkah bagi yang di bumi atas kepergiannya," tambah @_p****nto.
Sementara itu, diketahui jenazah almarhum telah dikebumikan di Pemakaman Umum Jannatul Ma'la, Mekkah pada sore hari tadi. Sebelumnya jenazah disemayamkan di Kantor Urusan Haji Indonesia (KUHI) dan disalatkan di Masjidil Haram .[*]



TerPopuler

close
loading...