GEMPAR! Bom Pesawat Sukhoi Seberat 125 Kg Jatuh di Kebun, Warga Panik!
Loading...

GEMPAR! Bom Pesawat Sukhoi Seberat 125 Kg Jatuh di Kebun, Warga Panik!

Saturday, September 7, 2019, Saturday, September 07, 2019
loading...
Lokasi jatuhnya bom latih dipasang garis polisi dan membuat lubang cukup dalam di tanah. (Istimewa)


Bom Pesawat Sukhoi Seberat 125 Kg Jatuh di Kebun Tebu Lumajang

LUMAJANG-JATIM, SriwijayaAktual.com - Sejumlah warga Desa Bago, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang, panik karena bom latih seberat 100-125 kilogram jatuh dari pesawat Sukhoi milik TNI AU, Jumat (6/9/2019). 

Pesawat tersebut sedang latihan di lapangan AWR Pandanwangi, Kecamatan Tempeh dan melintas di Kecamatan Pasirian. Bom latih tersebut jatuh di kebun tebu warga setelah ada pesawat tempur yang melintas di udara.

Bom itu tidak meledak, hanya mengeluarkan asap dan menancap di tanah yang membentuk lubang. Bom latih itu bertipe P.100 dan berbentuk tabung warna biru dongker. 

Kejadian itu oleh warga langsung dilaporkan ke Polsek dan Koramil Pasirian. 
Bom dari pesawat Sukhoi yang jatuh di kebun tebu warga (Foto: Nur Hadi Wicaksono)

Kapolres Lumajang AKBP Muhammad Arsal menjelaskan, peristiwa itu terjadi akibat adanya human error. Beruntung tidak ada korban jiwa dan materiil akibat jatuhnya bom seberat 125 kg tersebut. 

Menurutnya, bom latih yang jatuh tersebut sudah dievakuasi dan dikembalikan ke lokasi latihan di AWR Pandanwangi oleh Petugas Polsek menggunakan kendaraan patroli. "Saya minta warga tidak panik terkait kejadian ini,” imbau Arsal. 

Sementara itu, Kepala AWR Pandanwangi Kapten Joko mengatakan, bom yang terjatuh tidak memiliki daya ledak karena tujuannya semata-mata untuk latihan saja. 

“Bom latih tersebut hanya mengeluarkan asap karena hanya untuk latihan saja. Lain kali kami akan lebih berhati-hati dalam pengoperasian pesawat tempur agar kejadian serupa tidak terjadi lagi di kemudian hari,” terang Joko.

Lokasi jatuhnya bom dipasang police line. Sejumlah warga juga mengerubungi lokasi kejadian. ( kmps)

TerPopuler

Loading...