VIRAL VIDEO! Detik-detik Mencekam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Dentuman Keras, Mobil Berguling
Loading...

VIRAL VIDEO! Detik-detik Mencekam Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, Dentuman Keras, Mobil Berguling

Tuesday, September 3, 2019, Tuesday, September 03, 2019
loading...

SriwijayaAktual.com - Sebuah video beredar luas di media sosial memperlihatkan detik-detik kecelakaan beruntun di Cipularang'-Tol Cipularang KM 91+200, Senin (2/9/2019), pukul 12.20 WIB.
Dalam video detik-detik kecelakaan beruntun itu, terekam dari dalam mobil.

Dikutip TribunWow.com, sebuah akun yang mengunggah video detik-detik kecelakaan beruntun itu yakni akun Instagram @warung_jurnalis, Selasa (3/9/2019).

Dalam video berdurasi singkat tersebut, mulanya terlihat seorang sengaja merekam kecelakaan truk pasir terguling di depan jalan.

Diketahui, informasi Kasat Lantas Polres Purwakarta membenarkan mulanya ada truk bernomor polisi B 9763 UIT bermuatan tanah terguling.

Lantas dalam video itu terdengar perekam bercakap dengan rekannya dengan Bahasa Sunda.
Sedangkan di depan mobil itu terlihat sejumlah kendaraan tampak mengantre.

Mobil perekam juga telah berhenti ikut mengantre di belakang mobil.

Tak berselang lama, tiba-tiba terdengar suara kencang dan dentuman dari arah belakang.
Pandangan rekaman itu lantas kacau tak beraturan.

Dalam rekaman itu juga jelas terdengar benturan berulang kali.
Suara kaca pecah dan teriakan seorang laki-laki juga terdengar dalam video itu.

Seakan rekaman itu berguling-guling.
"Allahu Akbar," ujar perekam.
Dari rekaman video, rekaman itu sekilas memperlihatkan seorang berlari.
"Ya Allah, ya Allah."
Sepertinya perekam tengah menjangkau korban lainnya.
"Ibu anaknya enggak apa-apa bu?," tanya perekam.
Terdengar suara sahutan seorang wanita.
"Enggak, Astaghfirullah ya Allah," jawab wanita tersebut.

Video ini telah dilihat sebanyak 63 ribu kali lebih dan mendapat perhatian dari banyak warganet.
Ada pula yang mengaku menyaksikan peristiwa tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh akun bernama @mhmmdnurmaulana.
"Ijin Share sebelum kecelakaan kebetulan memang saya melihat posisi truk sudah terguling dan menghalangi jalan.

Beberapa saat kemudian saya melihat orang yg sedang menolong truk terguling itu berlarian dan ternyata memang benar kejadian itu cepat dan 2 mobil terbakar seketika.

Mobil avanza sebelah kanan bis ini pun sama hancur berat. Di snapgram saya itu beberapa detik setelah kejadian paling parah terjadi.

Semoga semua keluarga yg ditinggalkan oleh korban bisa tetap tabah dan menerimakan. Untuk yg sedang akan atau menuju perjalanan, keep safety karena safety dimulai dari diri kita," tulisnya.



Lihat postingan ini di Instagram

Rekaman video amatir Detik detik sebelum Kecelakaan Beruntun Kecelakaan beruntun yang melibatkan 21 kendaraan terjadi di kilometer 92 tol Purbaleunyi, Senin (2/9/2019) sekitar pukul 12.30 WIB. Delapan orang meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Dirgakkum Korlantas Mabes Polri Brigjen Pol Pujiyono Dulrachman menjelaskan, kecelakaan beruntun tersebut bermula dari kecelakaan tunggal dump truck yang terbalik di kilometer 92.Kemudian, saat ada empat kendaraan mengantre menunggu evakuasi dump truck yang terbalik, ada dump truck bermuatan tanah yang hilang kendali karena rem blong. "Dump truck bermuatan tanah itu menabrak empat kendaraan yang tengah mengantre," kata Pujiyono .Kemudian, di belakang dump truck bermuatan tanah ada 15 kendaraan yang mengalami kecelakaan beruntun. Akibat kecelakaan tersebut, delapan orang meninggal dunia, tiga luka berat, dan 25 luka ringan.Pujiyono menyebutkan, olah TKP akan dilakukan Selasa (3/9/2019). "Kita teruskan sampai besok untuk olah TKP-nya. Karena kalau malam dipaksakan juga nggak akurat," katanya. Sebelumnya, kecelakaan beruntun terjadi di Tol Purbaleunyi Km 91 yang melibatkan 21 kendaraan.Selain korban tewas, kecelakaan tersebut menyebabkan empat mobil hangus terbakar. Korban tewas adalah penumpang dari mobil yang terbakar tersebut. Rekaman dari arah kejadian ( Bandung arah Jakarta) . . Via @porosgarut Video: istimewa . #kecelakaanmaut #tolcipularang #lakalantas #warungjurnalis
Sebuah kiriman dibagikan oleh Warung Jurnalis (@warung_jurnalis) pada
Dikutip TribunWow.com dari rilis data dari Kasat Lantas Polres Purwakarta, lokasi peristiwa ini tepatnya terjadi di Jalan Cipularang'>Tol Cipularang KM. 91.200 Jalur B (Bandung arah Jakarta) Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Mulanya truk bernomor polisi B 9763 UIT bermuatan tanah datang dari arah Bandung menuju Jakarta.
Pada saat di lokasi kejadian, di jalan lurus menurun telah hilang kendali kemudian terbalik.
Mengakibatkan terjadi antrean di jalur B.

Kemudian dari arah Bandung menuju arah Jakarta, datang kendaraan dump truck B 9410 UIU dan menabrak 18 kendaraan yang berada di lajur lambat dan lajut cepat.

Hingga Selasa (3/9/2019) pukul 08.00 WIB, data sementara jumlah korban kecelakaan beruntun saat ini total 28 orang.
Untuk korban meninggal kecelakaan beruntun yakni 8 orang, 3 luka berat dan 25 luka ringan.


Pengakuan Supir Truk
Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, Selasa (3/9/2019), seorang pengemudi dump truck pengangkut pasir, Subana turut memberikan kesaksian.

Dump truck Subana menjadi satu di antara puluhan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

Ia mengaku saat itu ada rekannya, Dedi yang juga sedang mengendarai jenis truk yang sama.
Saat sedang menyetir, rekannya menyalip.

Berselang 3 menit, ia mendapatkan panggilan dari rekannya tersebut.
Ternyata rekannya mengabarkan rem truknya blong.

"Terus sekitar tiga menitan dia ngebel (melepon) saya. 'Mas Bana, rem saya blong'," kata Subana menirukan perkataan temannya kepada wartawan di RS MH Thamrin Purwakarta.

Subana yang khawatir meminta temannya untuk berdoa agar truk yang dikendarai bisa berhenti.
"Teman saya ambil kanan terus, karena di lajur kiri banyak truk yang berjalan lambat. Sementara di lajur kanan banyak kendaraaan yang melaju dengan cepat," katanya.

Subana segera menyusul rekannya, akan tetapi, dump truck yang dikendarai rekannya sudah terguling.

Ia juga tak bisa menghindarai kecelakaan tersebut hingga mengalami luka dan dirawat di RS Thamrin Purwakarta.

"Setelah itu mobil depan saya pada tabrakan semua. Saya lihat sekilas truk Pak Dedi terguling, pasir tumpah semua. Saya juga menabrak mobil di depan saya," ‎lanjut dia, dikutip TribunWow.com dari Tribun Jabar pada Senin (2/9/2019).

Ia mencoba mengerem namun tak bisa menghindar.
"Akhirnya saya menabrak mobil kecil di depan saya. Karena saya takut makin parah, saya banting truk saya ke kiri dan akhirnya nyangkut di jurang, kaca depan saya pecah semua," jelas Subana.

"Sopir truknya meninggal, Pak. Tadi saya lihat ke ruang jenazah," ungkap Mani, istri Subana menambahkan. [tn

TerPopuler

Loading...