Diskusi Urun Rembuk Pembentukan Komite Reforma Agraria Sumsel
Loading...

Diskusi Urun Rembuk Pembentukan Komite Reforma Agraria Sumsel

15 October 2019,
Loading...
loading...
Suasana Diskusi

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Puluhan aktivis Sumsel, Kota Palembang melakukan diskusi Pembahasan Paripurna Hasil Rumusan Tim Perumus Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan, di di Cafe KopiNian, Sekip Ujung, Kota Palembang, Prov.Sumsel, Senin(14/10/2019).

Tampak diskusi dihadiri:  J.J. Polong (Ketua Tim Perumus Komite Reforma Agraria Sumsel), dihadiri Anggota Tim Perumus Komite Reforma Agraria Sumsel: Syapran Suparno, Anwar Sadat, Dedek Chaniago, S.Y. Partogi Sitinjak, Edi Susilo, Dedi Marhaen, B. Suzanna, Risdiana, dan Mursidah  serta diikuti pulahan orang Aktivis Sosial ldi Kota Palembang lainya seperti Mifhatul Firdaus, Charma Aprianto, Sukma Hidayat dan Rubi Indiarta dll.

Dedek Chaniago mengatakan Diskusi ini merupakan tindak lanjut pada rapat sebelumnya  Pada 7 Oktober 2019, telah  di bentuk dan di sepakati  oleh peserta diskusi dari berbagai Organisasi Tani dan pendamping Tani serta indifidu dan peduli memperjuangkan Reforma Agraria."Katanya

Pembentukan  dari Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan adalah Forum Strategis untuk membantu kerja kawan-kawan yang sudah dari dulu mewujudkan perjuangan Reforma Agraria serta akan menjadi sebuat wadah kampanye bersama dalam dan untuk mewujudkan perjuangan Reforma Agraria.

"Tujuan pembentukan Komite Reforma Agraria Sumsel adalah Mewujudkan percepatan Reforma Agraria, yang saat ini dinilainya belum maksimal oleh pemerintah."Tandasnya Dedek.

Sementara itu berdasarkan hasil diskusi dan wawancara Sriwijaya Aktual kepada  J.J  Palong mengatakan yang intinya bahwa draf aturan pada rapat sebelumnya pada 7 Oktober 2019 oleh 10 orang tim perumus pada umumnya disepakati peserta diskusi saat ini.

"Untuk yang pertamanya kalinay  nanti akan dilakukan Musyawarah Besar (Mubes) terlebih dahulu, bukan kongres. "Katanya

Lanjutnya Saat ini sudah ada 18 organisasi dan 23 individu yang bergabung dalam pembentukan  Komite Reforma Agraria Sumatera Selatan. 

"Sementara  rencananya pada  10 Desember 2019 akan dilakukan Mubes-nya. Sementara untuk  tempat masih tentatif, namun inginya di Asrama Haji Palembang, Wisma Atlit  atau Bumi Perkemahan Candradimuka."Ujarnya

Sementara itu, Untuk Ketua OC atau ketua pelaksana Mubes disepakati Dedek Chaniago dan Sekretaris Pelaksana Edi Susilo.

Selain itu menurutnya, Dalam Mubes kedepan akan dibahas Statuta yang meliputi: Program kerja dan memilih kepengurusan yang diantaranya: 

1) Tim pengarah Komite Reforma Agraria Sumsel.
2) Badan pelaksana harian yang diketuai dengan nama koordinator Komite Reforma Agraria Sumsel.

"Tambahnya Estimasi peserta Mubes Komite Reforma Agraria Sumsel diperkirakan sekitar 500 orang  aktivis di Prov.Sumsel, bahkan lebih.

Untuk diketahui pula, kedepan setelah terbentuk dan  3 tahun kepengurusan Komite Reforma Agraria Sumsel berakhir, pergantian kepengurusan dalam Mubes-nya berganti nama menjadi Kongres  sebagai puncak pengambilan  keputusan atau pemilihan tim pengarah dan  ketua pelaksana harian koordinator Komite Reforma Agraria Sumsel."Tandasnya J.J Polong. [Jired].

TerPopuler