Ini Do'a Keponakan Prabowo yang Batal Dibacakan di Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan MPR
Loading...

Ini Do'a Keponakan Prabowo yang Batal Dibacakan di Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan MPR

05 October 2019,
loading...

JAKARTA,  SriwijayaAktual.com - Batalnya pembacaan doa dalam Sidang Paripurna Akhir Masa Jabatan MPR periode 2014-2019 oleh anggota MPR Fraksi Partai Gerindra, Rahayu Saraswati D  Djojohadikusumo, masih meninggalkan kekecewaan di hati perempuan yang akrab disapa Sara itu.

Keponakan Ketum Gerindra Prabowo Subianto itu kecewa kepada Ketua MPR Zulkifli Hasan yang secara sepihak tiba-tiba mengambil alih pembacaan doa dalam sidang, Jumat (27/9/2019) lalu.

Diketahui, dalam rundown sidang yang telah disepakati, tertulis bahwa pembacaan doa seharusnya dilakukan oleh anggota MPR dari Fraksi Partai Gerindra, yaitu Sara.

Sara menyebut bahwa dirinya telah menulis matang-matang doa yang akan dibacakan dalam sidang.
Namun, saat sidang berlangsung, Zulkifli tak memberikan kesempatan pada Sara untuk membaca doa.

Justru, usai menyampaikan pidato, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengambil alih sebagai pembaca doa sidang dengan alasan mempersingkat waktu.
"Saudara-saudara, untuk menyingkat waktu, saya akan membacakan doa singkat," ujar Zulkifli.

Atas kejadian itu, Sara bersama anggota Fraksi Gerindra lainnya pun seketika memutuskan walk out dari sidang paripurna.

"Saat Indonesia Raya dinyanyikan, air mata tidak tertahankan lagi. Setelah saya jelaskan di medsos grup fraksi, para pimpinan mendukung sikap saya dan dimulai dari Bapak Sufmi Dasco dan Bapak Heri Gunawan, lalu saya, kami jalan keluar sebagai sikap kami pada pemikiran pimpinan sidang," kata Sara.

Berikut teks doa yang ditulis oleh Sara, yang gagal dibacakan dalam sidang paripurna:

Assalam..., Syalom, Om Swasti Astu, Sukhi Hotu Name Budaye. Salam sejahtera bagi kita sernua.

Pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik lndonesia dan saudara-saudara rekan-rekan anggota MPR RI yang saya hormati...

Merupakan sebuah kehormatan bagi saya telah mendapatkan penugasan oleh fraksi Partai Gerindra untuk membacakan doa pada pagi hari ini sebagai Perwakilan Perempuan dan juga gambaran Bhinneka Tunggal lka.

Tetap dengan menghormati dan memuliakan seluruh agama dan kepercayaan di Indonesia, izinkan saya untuk membawakan doa di sidang paripurna ini secara Kristen Protestan sesuai dengan agama saya.

Mari kita berdoa.
Tuhan Yang Maha Kuasa, kami bersyukur atas berkat yang telah Engkau berikan kepada kami sehingga kami dapat berkumpul di gedung dan ruang bersejarah ini, menghadiri Sidang Akhir Masa Jabatan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia Tahun 2019.

Pada hari lni, kami menyatukan hati dan pikiran kami mendoakan kiranya Allah Yang Maha Perkasa memberkati bangsa dan negara kami dengan menanamkan Pancasila di dalam sanubari setiap rakyatnya, dengan memperkuat tali persaudaraan dan persatuan di antara segenap warga negaranya, dengan toleransi dan kebersamaan dalam kebinekaannya, dan dengan ketaatan kepada UUD NKRI 1945 oleh masyarakatnya.

Ya Tuhan kami Yang Maha Esa, lima tahun sudah kami, 692 anggota perwakilan rakyat dan daerah di MPR RI, menjalankan tugas dan amanah yang telah dipercayaakan kepada kami oleh rakyat Indonesia untuk terus membumikan Pancasila, Konstitusi UUD NRI, NKRI, dan Bhinneka Tunggal lka.

Kami bersyukur atas kesempatan dan kepercayaan yang telah Engkau berikan kepada kami sejak awal kami beranjak maju di pemilihan Iegislatif, pelantikan hingga akhir masa jabatan kami.

Kami menyadari bahwa kami jauh dari sempurna. dan kami bersyukur atas penyertaanMu, ya Tuhan yang Maha Pengasih dan Penyayang, dari awal hingga akhir.

Kami percaya, ya Tuhan bahwa segala hal yang telah kami Iakukan dapat Engkau gunakan untuk kebaikan bangsa kami.

Ya Tuhan yang Maha Bijak, kami yakin dan percaya bahwa yang terbaik masih berada di depan kami. Di antara kami ada yang terpilih kembali dan ada yang tidak melanjutkan pelayanan di MPR RI.

Kiranya Kau bina, Kau pimpin. Kau berkati, dan Kau bimbing kami di mana pun kami berada. ke mana pun kami akan beranjak, agar segala hal yang telah Engkau persiapkan bagi kami dapat kami lakukan sebaik mungkin sebagai pengabdian kami pada bangsa dan negara.

Ya Tuhan Yang Maha Pemberi, khususnya bagi yang terpilih lagi dan yang baru akan dilantik 1 Oktober 2019 nanti untuk mewakili rakyat dan daerah di MPR RI tahun 2019-2024, kami mohon kepadaMu ya Allah Tuhan kami, agar Engkau berikan hikmat dan kemampuan serta kekuatan moral, integritas dan idealisme untuk menjaga empat konsensus dasar nasional di negara ini.

Ingatkan kepada kami setiap harinya ya Tuhan bahwa ideologi dan kemerdekaan negara ini telah didapatkan atas perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dan pendahulu kita. Sadarkanlah kami akan keberadaan kami sebagai benteng penahanan persatuan bangsa ini.

Kami juga ingin berterima kasih atas berkat yang Engkau limpahkan pada rakyat Indonesia, atas kekayaan alam yang berada di sekeliling kami.

Bukakan mata hati kami selalu ya Tuhan agar kami dapat terus belajar untuk tidak menyia-nyiakan apa yang telah Engkau percayakan kepada kami, agar kami dapat terus menjaga dan melindungi apa yang akan kami wariskan kepada anak cucu kami.

Kami mendoakan saudara-saudari kami di Riau, Jambi, Sumatera Selatan, dan sekitarnya. Kalimantan Barat, Tengah, Selatan dan sekitarnya yang selama berhari-hari harus menghirup udara penuh asap dan racun.

Lindungi mereka ya Tuhan dan berikan mereka kesehatan dan sistem kekebalan tubuh yang kuat.

Kami bawa saudara-saudari kami di Ambon yang tadi malam mengalami musibah, kiranya Engkau Lindungi mereka ya Tuhan dan kami doakan agar respon negara bisa cepat dan tepat, efektif dan efisien.

Kami doakan agar semua tempat dan masyarakat yang di beberapa tahun Ini terkena bencana, Engkau pulihkan ya Tuhan.

Kami bawakan bangsa lni ke dalam tangan-Mu kiranya Indonesia, dan Merauke hingga Sabang, Pulau Rote sampai Miangas. Engkau jauhkan dari musibah dan bencana ya Tuhan.

Kami panjatkan puja dan puji syukur ke hadirat-Mu ya Tuhan atas penyertaan-Mu dan berkat-Mu bagi kesejahteraan rakyat Indonesia.

Banyak dari rakyat Indonesia yang masih membutuhkan jamahan kasih. Gerakkanlah kami Tuhan sebagai perpanjangan tangan-Mu agar dapat terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia adil secara: ekonomi, politik, hukum, pendidikan, dan kesetaraan gender“ (Manifesto Partai Gerindra).

Terakhir kami angkat seluruh jajaran aparatur sipil negara dari pusat sampai daerah dari jajaran tertinggi sampai unit terkecil agar dapat menjalankan tugasnya dengan cinta dan kepedulian pada rakyat yang mereka layani.

Kami serahkan para pemimpin dan pimpinan kami ke dalam tangan-Mu, kiranya kau bimbing setiap kebijakan yang mereka ambil dan berikanlah mereka hikmat kebijaksanaan dalam setiap pengambilan keputusan.

Kami nyatakan dengan iman adanya perdamaian di lndonesia, hari-hari terbaik kami ada di depan kami, bahwa Engkau adalah batu karang dan pusat segalanya, dan Engkau punya rencana yang hebat dan yang baik untuk tanah air kami dan segenap rakyat Indonesia.

Engkaulah Tuhan yang Maha Tahu, dan Engkau adalah Tuhan yang Maha Baik, kami percaya segala sesuatu dapat Engkau gunakan untuk kemuliaan-Mu dan kesejahteraan umat manusia yang Engkau Kasihi.

Terpujilah Engkau. Raja di atas segala raja, hakim di atas segala hakim. guru di atas sesala guru.

Kami serahkan doa yang jauh dari sempurna ini ya Tuhan dan biarlah kehendakMu sajalah yang terjadi di Bumi seperti di Surga. Dalam nama Yesus Kristus. Juru selamat kami yang hidup kami berdoa dan mengucap syukur. Hallelujah. Amen. [teropongsenayan]

TerPopuler

Loading...