Medsos atas Namanya Ngelike Akun P*rn0, Warek UIN Raden Intan Lampung Membantahnya, Piye?...
Loading...

Medsos atas Namanya Ngelike Akun P*rn0, Warek UIN Raden Intan Lampung Membantahnya, Piye?...

30 October 2019,
Loading...
loading...

SriwijayaAktual.com - Saat ini Wakil Rektor (warek) UIN Raden Intan Lampung Dr Alamsyah M.Ag menjadi pembicaraan di Twitter.

Akun Twitter atas nama Alamsyah @Alamsyah010970 diketahui pernah ngelike akun Twitter porno dan wanita panggilan.

Berdasarkan jejak digital, pada 23 September 2019 akun Twitter Alamsyah menyukai akun Twitter pijat plus Surabaya. Kemudian pada 14 Agustus 2019 Alamsyah menyukai akun porno.

Hal itu diungkap oleh akun twitter @opposite6890 melalui video tangkapan layar, 29 Oktober 2019.


Tagar #SohibnyaNadirsCabul sempat digelorakan netizen. Diketahui Alamsyah dekat dengan Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.

Selain itu, akun tersebut juga menyukai postingan-postingan yang menyerang Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab dan Ustadz Abdul Somad. 

Saat ini, akun Twitter Alamsyah sudah menghapus like ke akun Twitter Porno dan wanita panggilan.

Saat dikonfirmasi, Alamsyah mengatakan bahwa hal tersebut tidak benar. Bahkan Alamsyah menegaskan bahwa akun tersebut bukan miliknya.

"Itu bukan, saya gak ada akun itu dan akun saya bukan akun itu," ujar Alamsyah, Selasa (29-10-2019), dilansir Harianmomentum.

Alamsyah mengaku bingung video tersebut muncul dari mana. Dia menyatakan bahwa menyukai konten porno itu hal tak pantas dan tidak mungkin dilakukannya.

"Saya gak tahu juga muncul dari mana (akun itu). Ya pokoknya gak pantaslah ngelike itu (konten porno)," ucapnya.

Disinggung apakah dia akan melaporkan hal ini ke polisi, Alamsyah mengaku masih akan mempelajari dan meminta pertimbangan kepada rekan sejawat yang mampu dalam bidangnya.

"Nanti kami lihat, saya pelajari dulu. Saya gak langsung gegabah, nantilah kalau memang dibutuhkan kita lihat aja nanti, kami pelajari dulu, saya juga bertanya dulu dengan teman teman yang bidangnya nanti," tegasnya.
Sementara itu saat dikonfirmasi, pihak kampus UIN Raden Intan melalui Kasubbag Humas Hayatul Islam mengakui sudah mengetahui perihal ini.

Namun demikian Hayat belum bisa berkomentar banyak terkait hal tersebut. "Ini masih kami pelajari dulu," katanya. (*)

TerPopuler