Puluhan Massa Gruduk Mapolda Sumsel: Usut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu Kades Terpilih...
Loading...

Puluhan Massa Gruduk Mapolda Sumsel: Usut Tuntas Dugaan Ijazah Palsu Kades Terpilih...

29 October 2019,
Loading...
loading...
Situasi Dalam Aksi Unjuk Rasanya 

PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Puluhan massa gelar aksi damai yang tergabung dalam LSM DPP POSE RI (Dewan Pimpinan Pusat Pemerintah Organisasi Sosial dan Ekonomi Republik Indonesia) dan Masyarakat desa Tapus.

Aksi tersebut menuntut Mapolda Sumsel untuk membatalkan pelantikan Kades terpilih di Kabupaten Muara Enim, aksi berlangsung di pintu depan gerbang Mapolda Sumsel di Jalan Jendral Sudirman, Selasa (29/10/2019).

Para pendemo menuntut Polda Sumsel untuk mengusut tuntas dan memproses Kades terpilih di Kecamatan Lembak Kabupaten muara Enim, yang di duga menggunakan Ijazah Palsu (Dokumen Palsu), serta para pendemo meminta Polda Sumsel untuk membatalkan pelantikan Kades tersebut pada bulan Desember Mendatang.

"Hari ini kami masyarakat dari desa Tapus Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim, Sumsel menggelar aksi damai di Polda Sumsel dengan tujuan meminta pihak kepolisian mengusut tuntas dugaan ijazah palsu yang dilakukan oleh Kades terpilih dan belum dilantik tepatnya di desa Tapus," ungkap Desi Lefri selaku koordinator aksi.

Desri juga mengatakan masyarakat meminta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus tersebut dan membatalkan pelantikan kades berinisial (Al).

“Kami meminta kepada pihak Polda Sumsel untuk melakukan penyelidikan terhadap oknum kades (Al). Kemudian menindak tegas pihak- pihak yang terlibat terutama pihak panitia yang meloloskan administrasi oknum (Al), kemudian mendesak dan meminta membatalkan pelantikan kades bulan Desember 2019 mendatang serta mempidanakan pihak – pihak yang terlibat dalam dugaan Ijazah palsu jika terbukti,” tegasnya.

Defri menambahkan, semua bukti dugaan ijazah palsu akan mereka laporkan dan serahkan kepada pihak kepolisian agar dapat diproses lebih lanjut.

Sementara Itu, Kabid Humas Polda Kombes Pol Drs. Supriadi MM melalui Kaur infodok Kompol Abudani menanggapi hal tersebut, pihaknya meminta kepada para aksi bahwa kasus tersebut harus dibuktikan sesuai dengan fakta.

Dikatakan Abudani, pada Pasal 263 KUHP dan Pasal 266 KUHP oleh Pelaku (AL) dalam hal ini sebagai Kades kecamatan Lembak, kabupaten Muara Enim."Tandasnya. [andre]

TerPopuler