Warga Gelar Kenduri Ageng, Apaan itu?
Loading...

Warga Gelar Kenduri Ageng, Apaan itu?

21 October 2019,
Loading...
loading...
Masyarakat Dukuh Gelar Kenduri Ageng. (Foto : Sukro Riyadi)

Masyarakat Dukuh Gelar Kenduri Ageng

BANTUL-DIY YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com - Gelar potensi budaya Pedukuhan Dukuh Desa  Sabdodadi Bantul digelar, Minggu (20/10/2019). Prosesi kirab dimulai dari Lapangan Sabdodadi menuju pendapa Pedukuhan Dukuh Bantul.

Di tempat itu dilaksanakan genduri ageng dengan sarang sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah SWT.  Tidak hanya itu, kenduri dengan sarang tersebut sekaligus melestarikan warisan nenek moyang. 

Lurah Sabdodadi Kecamatan Bantul,  Siti Fatimah didampingi Kepala Dusun Pedukuhan Dukuh, Ponijo  mengatakan kegiatan tersebut masih rangkaian dalam peringatan hari jadi Desa Sabdodadi. Oleh karena itu,  sejumlah potensi di Pedukuhan Dukuh Desa  Sabdodadi Bantul ditampilkan agar diketahui khalayak.

Dengan konsep tersebut merupakan salah satu upaya peningkatan kesejahteraan dan juga  pemberdayaan masyarakat. Apalagi Sabdodadi sebagai desa mandiri berbudaya dan desa prima budaya. Sehingga pemerintah desa dan masyarakat  tentu punya tanggung jawab dalam melestarikan setiap kesenian, adat tradisi  di wilayah tersebut.

Siti mengatakan, esensi dari gelar budaya di Pedukuhan Dukuh tersebut untuk melestarikan seni dan budaya. Termasuk adanya genduri ageng dengan sarang.

Hal itu menurut Siti Fatimah bagian dari upaya melestarikan warisan nenek moyang.  Menurutnya, sarang pada zaman dahulu merupakan adat tradisi yang tidak terpisahkan dari perkembangan adat budaya masyarakat DIY.

“Sarang dahulu pernah digunakan untuk tempat nasi kenduri. Sekarang di tampilkan kembali ini sebagai wujud kebersamaan,” ujarnya.

Dalam acara itu juga dihadiri Ketua Desa Budaya Sabdodadi Sumaji. Sementara dalam kirab diikuti warga di Pedukuhan Dukuh dengan membawa sejumlah uba rampe , termasuk gunungan, sarang. (Roy)
Masyarakat Pedukuhan Dukuh menggelar kirab budaya. (krjogja)

TerPopuler