Kampung Gajah di Jawa Barat, Tempat Wisata yang Kini Menyeramkan!
Loading...

Kampung Gajah di Jawa Barat, Tempat Wisata yang Kini Menyeramkan!

11 November 2019,
Loading...
loading...
Kampung Gajah dari ketinggian (Yudha Maulana/detikcom)

BANDUNG BARAT-JABAR, SriwijayaAktual.com - Suasana di lokasi eks wisata Kampung Gajah begitu hening. Hanya terdengar suara gesekan dedaunan yang tertiup angin dan rerumputan liar yang lebat.

Kampung Gajah pernah menjadi destinasi wisata yang cukup populer di kawasan Bandung Utara. Lokasinya berada di Jalan Sersan Bajuri, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Sejak dibuka pada 2010 lalu, Kampung Gajah memiliki puluhan wahana rekreasi, namun di antaranya yang paling menonjol adalah waterboom dan kolam ombak. Tentunya menjadi keasyikan tersendiri, merasakan suasana pantai di tengah kawasan pegunungan.

Namun, sejak dinyatakan pailit pada Desember 2017 karena suatu hal, area wisata seluas 60 hektar ini resmi ditutup pada Mei 2018. Patung-patung gajah yang jadi ikon tempat ini pun dibongkar di pinggir jalan menuju Kampung Gajah.

Setahun lebih berlalu, belasan wahana pun terbengkalai. Kolam ombak yang dulu ramai jadi arena bermain anak-anak pun surut dan dipenuhi lumut. Kendati begitu, masih tampak bangunan berbentuk perahu di ujungnya.

Sementara itu, jalur seluncuran air telah dibongkar. Tampak beberapa petugas memindahkan bagian per bagian dari seluncuran tersebut. Yang tersisa kini hanya bekas fondasinya saja.

Di sebelahnya, trek bermain ATV pun mulai tertutupi rerumputan dan ranting pepohonan. Nyaris tak berbentuk lagi. Namun di sejumlah sudut dapat kita temukan trike bike yang sudah berkarat.

Food and convention hall bertingkat pun tampak tak terawat. Coretan graffiti dan tangan jahil terlihat di sejumlah dinding dan kaca bangunan megah tersebut. Di bawahnya terdapat patung sinterklas tak bertangan.

Di bagian food stall, yang terlihat hanya bangunan yang nyaris ambruk. Kendaraan kereta rekreasi pun hanya teronggok tak terurus, di antara kolam-kolam yang tampak kehijauan airnya.

"Memang sudah lama tak ada kunjungan sejak ditutup Mei 2018 lalu, saat ini dalam tahap lelang," ujar Komar (44), mantan karyawan wisata Kampung Gajah saat ditemui detikcom, baru-baru ini.
Foto: (Yudha Maulana/detikcom)

Kendati demikian, Kampung Gajah masih kerap didatangi oleh pemburu uji nyali atau sekedar berfoto-foto ria anak muda. Pasalnya, tempat keriaan yang ditinggalkan ini memiliki daya tarik tersendiri.

"Suka sih sama tempat-tempat begini, ada aura-aura mistisnya gitu," ujar Aep, salah seorang pengunjung eks wisata Kampung Gajah.

Kamu Berani datang ke sini?.
(aff/detik)
 

TerPopuler