NGOPAS PENTIL: 'Terungkap, Ternyata Ini Misi Terselubung Nasdem Bertemu PKS'
Loading...

NGOPAS PENTIL: 'Terungkap, Ternyata Ini Misi Terselubung Nasdem Bertemu PKS'

03 November 2019,
Loading...
loading...
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman, Kamis (31/10/2019).
Terungkap, Ternyata Ini Misi Terselubung Nasdem Bertemu PKS

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - NGOPAS PENTIL (Ngobrol Lepas Tapi Nyentil), “MENYIKAPI PERTEMUAN ANTARA NASDEM dan PKS” Episode Perdana Ngopas Pentil Mengundang Solihin Pure (Politisi Partai Bulan Bintang) dan Fariz Maulana Akbar (Peneliti Hatikhu Indonesia).

Silaturahmi politik Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan Presiden PKS Sohibul Iman yang belum lama ini terjadi di DPP PKS, kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan dinilai oleh politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Solihin Pure adalah pertemuan politik yang bermuatan bisnis.

Menurut Pure, pada saat pilpres 2019 kemarin pertarungan antara Prabowo dan Jokowi media televisi milik Surya Paloh mengalami penurunan rating yang sangat signifikan khususnya dikalangan pemirsa kelompok Islam.

“Selain dari segi politik seperti pak Surya Paloh Khusunya, selain dari tokoh politik nasional tapi dia juga adalah tokoh sebuah media atau bisnis media lah, Maka saya lebih melihat pada bisnis medianya lebih dominan disitu terlepas dari urusan politik itu tadi,” ujar Pure dalam Ngopas Pentil di Chanel Youtube Abadikini.com, Sabtu (2/11/2019) bersama host Arief Mulyadi dengan tema “Mengungkap Misi Terselubung Nasdem Bertemu PKS”.

Pasalnya kata Pure, media Surya Paloh sangat dominan dalam memframing salah satu kandidat Capres yakni Jokowi dan mendowngrade Capres lainnya yakni Prabowo sehingga timbul sinisme pendukung Prabowo yang didominasi adalah kelompok Islam moderat baik di akar rumput maupun di social media bahkan terbelah menjadi dua kelompok yang biasa disebut netizen kelompok Cebong dan Kampret.

“Kenapa melihat dari segi media? karena pada saat pilpres 2019 kemarin itu terjadi gesekan yang sangat dahsyat ya, antara Prabowo dan Jokowi. Bahkan terjadi dua kelompok besar yang biasa disebut oleh teman-teman di social media itu ada kelompok kampret, ada kelompok cebong dengan adanya pertemuan ini akhirnya kata teman-teman bongpret bergabung. Dengan adanya pertemuan itu ada target tertentu yang dimainkan untuk menaikan rating media Surya Paloh itu,” ucap Pure.

Simak selengkapnya  video di bawah Ini:
[abadikini]


TerPopuler