Ora Jumawah Sombong!, Kulo Lulusan Luar Negeri Pulang Kampung Jualan Bakmi dan Ayam Goreng
Loading...

Ora Jumawah Sombong!, Kulo Lulusan Luar Negeri Pulang Kampung Jualan Bakmi dan Ayam Goreng

15 November 2019,
Loading...
loading...

Lulusan Luar Negeri Pulang Kampung Jual Bakmi Jawa dan Ayam Goreng, Radifan: Tak Perlu Malu

DI YOGYAKARTA, SriwijayaAktual.com  - Kuliner Bakmi tradisional Bakmi Djawa Koeno dan Ayam Goreng Kampoeng Mbah Mangoen kini dikemudikan oleh generasi ketiga lulusan kampus luar negeri bernama Radifan Wisnu Fadhlillah ( 22 tahun). 

"Saya memang nekat dan nggak malu, lulusan kampus Australia kok pulang ke Indonesia banting setir jadi bakul bakmi," ujar Radifan Wisnu Fadhlillah alumnus University of Wollongong Australia jurusan Marketing & Management kepada KRJOGJA.COM, Selasa (12/11/2019) malam.

Radifan pun menata bakmi resep Djawa Koena yang kini memiliki cabang di Solo di Jalan Kenanga, Badran , Solo dan di Yogya di Jalan Kaliurang km 12,5 seputaran lampu merah Mbesi. 

"Untuk marketing kita gunakan teknologi digital era 4.0, sementara ciri khas kuliner tradisional tetap dipertahankan, bahkan dijaga kekhasannya," ujarnya seraya memberi contoh ciri khas resep Jawa kuno di kuliner tradisional Mbah Mangoen.

Dipaparkan oleh Radifan, menu unggulan di rumah makan Mbah Mangoen adalah bakmi Jawa dengan bumbu rempah-rempah, telur bebek dan tanpa bumbu penyedap buatan ( monosodium glutamat atau micin). 

"Meski menggunakan telor bebek tapi dijamin tidak amis. Resep turun temurun yang merupakan rahasia keluarga tetap dipertahankan. Sayur mayur dan daging ayam kampung dijaga kualitasnya, dicari yang masih fresh," katanya.

Radifan mengaku dirinya terjun di masakan tradisional yang memasak bakmi jawa menggunakan tungku bahan bakar arang dan dikerjakan secara manual bukan kompor modern merupakan cara tersendiri untuk merekrut banyak tenaga kerja yang kebanyakan kalangan muda.

"Setidaknya saya juga bisa membantu menyediakan lapangan kerja. Di cabang bakmi Mbah Mangun Solo setidaknya ada 30 karyawan, sementara di cabang Yogya ada 40 karyawan yang kebanyakan berusia muda," kata dia. (Hwa)

TerPopuler