Pembukaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Di Kota Palembang
Loading...

Pembukaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah Di Kota Palembang

09 November 2019,
Loading...
loading...
Pembukaan Tanwir 2 Nasyiatul Aisyiyah  di Kota Palembang, Jumat (8/11/2019)

PALEMBANG-SUMSEL, SriwijayaAktual.com - Nasyiatul Aisyiyah (NA) menyelenggarakan  Pembukaan Tanwir II Nasyiatul Aisyiyah (NA) dengan tema: “Gerakan Keluarga Muda Tangguh Untuk Kesejahteraan Bangsa” di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang, Jumat (8/11/2019) siang.

Tampak  hadir:  Teten Masduki  Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Prof.Haedar Nashir Ketua Umum PP Muhammadiyah, Ketua PP IPM, Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, Gubernur Sumatera Selatan yang di wakili Rasidin Hasan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, Ketua Umum Muhammadiyah Sumatera Selatan Prof.Dr Romli,  Ketua Nasyiatul Aisyiyah Pusat Diyah Puspitarini MPd, Ketua Aisyiyah Sumatra Selatan Dra.Darmi Hartati , MM, , pejabat lainnya serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, dan tamu undangan lainnya  sekitar 500 orang.

Isnania Hafidzo selaku Ketua NA Sumatera Selatan mengatakan Tanwir sendiri adalah kegiatan nasional, dan kota Palembang terpilih menjadi tuan rumah Tanwir ke II Nasyiatul Aisyiyah dengan tema Gerakan keluarga muda tangguh untuk kesejahteraan bangsa.

"Kegiatan ini dihadiri 170 peserta dari seluruh provinsi di Indonesia, dari Aceh hingga Papua Barat" Tandasnya Isnania Hafidzo.

Sementara itu, Ketua Nasyiatul Aisyiyah (NA) Pusat, Diyah Puspitarini MPd mengatakan, Gerakan KMTA merupakan cerminan dari 10 pilar, Kokoh Akidah dan Akhlakul Karimah, Sehat Jasmani dan Rohani,  Kemandirian, Keadilan dan Semangat Al-Ma'un, Misi Perdamaian, Demokrasi, Anti Kekerasan, Kesetaraan Akses, Ramah Lingkungan dan Tanggap Bencana.

“Konsep 10 pilar keluarga muda tangguh Nasyiatul Aisyiyah didorong menjadi gambaran keluarga muda yang ideal untuk menjadi pilar kehidupan umat dan bangsa,” kata Diyah

Lanjut Diyah, Program-program unggulan untuk mewujudkannya seperti Program Pelayanan Remaja Sehat Milik Nasyiatul Aisyiyah (PASHMINA) dan Kampanye nutrisi dengan pendekatan keluarga (Familiy Learning Center / FLC), ujarnya.

Diyah Puspitarini MPd, menjelaskan, Kami melihat 2 pesoalan yang pertama adalah Keluarga ini sudah tidak lagi menjadi pilar untuk membangun Bangsa dan yang kedua adalah determinasi kesejahteraan antara dua keluarga maka kami dalam tabir ini menjadikan keluarga untuk menjadi sosok guru atau pilar tujuan dan kesejahteraan.

”Jika keluarga ini tidak dibangun dengan baik nanti akan ada ketimpangan  baik Sosial Masyarakat dan persoalan yang lain. TANWIR 2 ini adalah musyawarah istilahnya Muktamar laporan periode kami teman teman pimpinan diwilayah seluruh Indonesia. Permusyawaratan ini adalah tentang arah kebijakkan Naisyiatul Aisyiyah dan penentuan tuan rumah Muktamar Tahun 2023,” jelasnya usai pembukaan dalam wawancara wartawan

Fungsi pemilihan untuk kesejahteraan Naisyiatul Aisyiyah. Kami akan membahas tentang arah kebijakkan Nasyiatul Aisyiyah di Tahun 2020 nanti. Setelah TANWIR ini Muktamar

”Harapannya kedepan semoga dengan TANWIR 2 Nasyiatul Aisyiyah ini dan kedepan kami akan ada sistem pemilihan yang lebih dan mendapatkan pimpinan berkualitas aspek kader dan ideologi, Kami Naisyiatul Aisyiyah ini sudah berkomitmen untuk menyadarkan atau melakukan gerakkan seriustatik karena kami sudah merintis itu,”Tuturnya

Selain itu, Diyah Puspitarini, bahwa NA juga mengkritisi 4 pokok yang akan di bahas pada Tanwir kali ini. " Kabut asap dan kebakaran lahan adalah salah satu poin pokok yang kami soroti, dimana kota Palembang juga terkena dampak. Kita saat ini tengah bertanwir dan merasakan langsung dampak kabut asap. Memandang bahwa dampak buruk ini bisa menyerang siapapun termasuk perempuan dan anak-anak serta Balita. Maka kami meminta pemerintah agar dapat menindak tegas pelaku pembakaran hutan ini tanpa pandang bulu"Jelasnya
"Dan selamat datang di kota Palembang. Selamat bertanwir" tandasnya Diyah

Sementara   itu dalam  kata sambutan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru, yang disampaikan oleh Rasyidin Hasan mengatakan  Gubernur juga berterima kasih karena telah mempercayakan Sumatera Selatan sebagai tuan rumah Tanwir II Nasyiatul 'Aisyiyah serta mengapresiasi gerak langkah NA yang telah berkontribusi bagi terwujudnya generasi muda yang islami dan kreatif khususnya kaum wanita muda. Pemerintah Provinsi juga sedang mengalakkan membangun rumah-rumah tahfidz untuk menciptakan umat yang islami dan madani. 

"Mohon doa agar cita-cita dan tujuan tersebut dapat tercapai dan selamat atas pelaksanaan Tanwir II Nasyiatul Aiayiyah semoga sukses dan kehadiran ke sumsel menambah pengalaman baru" ujar Rasidin

Sementara  itu Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki,  mengapresiasi NA sebagai gerakan Muda Muhammadiyah yang telah didirikan sejak 90 tahun silam, Nasyiatul Aisyiyah telah banyak menoreh prestasi. 

"Hari ini kami merasa bangga telah menyaksikan sendiri perkembangan itu. Nasyiatul 'Aisyiyah melalui Bandan Usaha Milik Nasyiatul Aisyiyah (BUANA) telah berkontribusi besar memberikan pelatihan, sosialisasi, dan pembinaan kepada kelompok UMKM yang berada dibawah naungan yakni Asosiasi Pengusaha Nasyiatul Aisyiyah (APUNA), Kontribusi ini yang dilirik oleh Kementerian Koperasi dan UMKM " jelasnya.

Lanjut Teten bahwa perkembangan ekonomi Indonesia ditopang oleh UMKM atau biasa disebut Ekonomi Kerakyatan yang pertumbuhannya mencapai 99%. Dan pertumbuhan ini telah memberi sumbangan yang besar mencapai 60% dengan nilai sebesar 14.000 teriliun. Selain itu, pemerintah juga telah memfokuskan pengembangan ekonomi ini melalaui konsep keuangan syariah yang langsung dikomandoi oleh presiden."Tandasnya  [Andre/Red]

TerPopuler