DPD Repdem Sumsel Tantang Menteri Erick Thohir 'BeTot' BUMN Di Sumsel
Loading...
loading...

DPD Repdem Sumsel Tantang Menteri Erick Thohir 'BeTot' BUMN Di Sumsel

12 December 2019,


PALEMBANG, SriwijayaAktual.com - Setelah memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) I Gusti Ngurah Askhara atau Ari Askhara, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menjadi bahan pembicaraan publik.

Erick menjadi bahan pembicaraan karena sikapnya yang berani untuk melakukan bersih-bersih BUMN.

"Bagi saya loyalitas kepada Negara untuk semua yang bekerja di BUMN, tidak bisa ditawar," tulis Erick seperti dikutip akun instagram pribadinya @erickthohir, Sabtu (7/12/2019).

Menanggapi  hal itu, Dewan Pimpinan Daerah Relawan Perjuangan Demokrasi (DPD Repdem) Sumatera Selatan, Achmad Sazali atau biasa akrab disapa Jack mengatakan sangat menantikan Gebrakan BeTot (Bersih Total)  yang akan dilakukan oleh Menteri BUMN Erick Thohir terhadap BUMN Bermasalah, termasuk merapikan unit2 usaha BUMN yang melenceng jauh dari aktifitas utama Induk Perusahaan nya"Katanya

"Kami yakin Semangat Bang Erick Thohir bermuara pada penjagaan Ruh Pancasila dan Keutuhan NKRI, maka dari itu  Repdem Sumatera Selatan sangat mendukung langkah yang dilakukan Menteri BUMN.

"Kita dukung sepenuhnya, akan tetapi kami ingatkan agar Bang Erick jangan berpuas diri sebaiknya setelah membersihkan dan merapikan Pertamina dan Garuda, BUMN yang lain di bersihkan juga, jangan habis ini langsung diam kembali." Ujarnya  Jack, Kamis (12/12/2019)  dikutip dari  laman repdemnews.
Achmad Sazali

Selain itu,  Repdem Sumsel menginginkan gerakan BeTot Bang Erick  lanjut ke BUMN yang ada di Wilayah Sumsel, menurutnya ada beberapa BUMN di Sumsel disinyalir bermasalah tapi pihak kementrian BUMN masih belum lakukan tindakan

"Sebagai contoh Katanya Jack, bahwa PT. Bukit Asam pernah diduga dalam melakukan aktivitasnya pernah bahkan mungkin sering menyebabkan pencemaran Lingkungan yang ujung-ujungnya rakyat menjadi Korban" tegasnya

Sebagai contoh kejadian di tahun lalu itu terjadi pencemaran sungai akibat kegiatan eksplorasi PT. Bukit Asam, akibat pencemaran tersebut air Sungai kiahaan Tanjungenim, Kecamatan Lawang Kidul, Kabupaten Muaraenim menjadi keruh dan berwarna coklat susu,

"Karena Warna air Sungai Kiahan selain berubah keruh dan berwarna coklat susu, sedikit menghitam bercampur lumpur, membuat masyarakat sekitar takut menggunakannya untuk mandi atau aktifitas yang lainnya, padahal sungai Kiahaan adalah  pemasok kebutuhan Air Masyarakat" Jelasnya Jack
Tambahnya Jack, Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Pertambangan batubara, mulai dari awal hingga akhir kegiatannya selalu menimbulkan problema. Tidak hanya persoalan izin, namun juga kerusakan lingkungan yang ditimbulkan."Tuturnya

"Selain Bersih Total (BeTot) Repdem Sumsel meminta Bang Erick Thohir dengan tangan betonnya, merapikan Manajemen dan administrasi BUMN, baik administrasi kepegawaian, Keuangan maupun administrasi lainnya, untuk menutup Ruang Korupsi dilingkungan BUMN" Ujarnya
"DPD Repdem Sumsel memiliki Harapan kedepan, BUMN tidak lagi menjadi ladang para cukong dan koruptor, dan bukan lagi menjadi sesuatu yang diperebutkan bagi para individu yang bermental desdruktif."Tandasnya Jack. [jired]

Loading...

TerPopuler

http://anti-adblock.adnow.com/aadbAdnow.php?ids=416798,417241,466794