Virus Corona Bisa Menyebar via Ponsel Xiaomi, Ini Faktanya
Loading...
loading...

Virus Corona Bisa Menyebar via Ponsel Xiaomi, Ini Faktanya

29 Januari 2020,
Banner Header
Virus Corona Bisa Menyebar via Ponsel Xiaomi, Ini Faktanya
Ilustrasi/Virus Corona

JAKARTA, SriwijayaAktual.com - Netizen di tanah air sedang dihebohkan dengan kabar Virus Corona bisa menyebar via ponsel Xiaomi, yang merupakan produsen ponsel asal China. Informasi ini terbesar dalam bentuk broadcasting WhatsApp.

Netizen di tanah air sedang dihebohkan dengan kabar Virus Corona bisa menyebar via ponsel Xiaomi, yang merupakan produsen ponsel asal China. Informasi ini terbesar dalam bentuk broadcasting WhatsApp.

“Yang punya hp Xiaomi cepat buang HP kalian, karena virus Corona berasal dari China, dan menyebar melalui server, dikeluarkan dari speaker Xiaomi!,” tulis broadcasting tersebut, seperti dilansir Selasa, (28/1/2020).

Lalu benarkah Virus Corona bisa menyebar melalui server dan speaker Xiaomi? Menurut World Health Organization (WHO) virus Corona menyebar melalui batuk, bersin atau menyentuh orang yang terinfeksi, seperti lansir dari Aljazeera.

Seseorang yang terjangkit Virus dengan nama lain 2019-nCoV ini memiliki gejala serupa flu. Gejala lainnya pilek, batuk, sakit tenggorokan, sakit kepala dan demam. Bagi orang yang sistem kekebalan tubuhnya sedang lemah, misalnya orang tua dan anak-anak, virus ini bisa menyebabkan penyakit saluran pernapasan yang lebih serius. Mulai dari pneumonia sampai bronkitis.

Virus Corona sendiri berasal dari binatang. Kebanyakan yang mereka yang awal-awal terinfeksi virus ini bekerja atau sering mengunjungi pasar grosiran makan laut Huanan di pusat kota China, yang menjual hewan hidup maupun yang baru disembelih.

Saat ini, otoritas China menghitung hingga saat ini virus corona telah menewaskan 106 orang dan menginfeksi lebih dari 4500 orang. Mayoritas kasus akibat virus ini dilaporkan berada di daratan China, tempat di mana asal mula virus tersebut berasal.

Salah satu korban adalah pejabat China. Pejabat itu adalah Wang Xianliang, dengan jabatan direktur biro urusan agama dan etnis Wuhan. Ia sebenarnya meninggal pada 26 Januari kemarin. Ini menjadikannya pejabat pemerintah pertama yang meninggal akibat infeksi virus corona. Wuhan sendiri merupakan episentrum dari penyakit ini.

Selain di China, virus corona juga telah membuat resah warga dunia. Virus ini terdeteksi di 13 negara, yakni Amerika Serikat (AS), Perancis, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, Singapura, Thailand, Australia, Nepal, Vietnam, Hongkong, Macau, Malaysia, dan Kanada. [CNBC Indonesia]
Loading...

TerPopuler