DiAnggap Bahaya dan Tak Aman, Aplikasi Zoom Resmi Dilarang oleh Google
loading...

DiAnggap Bahaya dan Tak Aman, Aplikasi Zoom Resmi Dilarang oleh Google

Tuesday, April 14, 2020,
Banner Header
DiNilai Bahaya dan Tak Aman, Aplikasi Zoom Resmi Dilarang oleh Google


Sriwijaya Aktual - Zoom kini menjadi aplikasi yang banyak diburu oleh banyak warga di dunia di tengah pandemi Covid-19.

Pasalnya, aplikasi ini dapat melakukan panggilan video call dengan kapasitas jumlah orang yang banyak.

Tentu hal ini menunjang kebutuhan para pelajar maupun pekerja yang harus menjalani masalah belajar dan bekerja di rumah karena larangan social distancing.

Pengguna Zoom melonjak drastis dari 10 juta pengguna menjadi 200 juta.

Namun ternyata, dibalik manfaat Zoom yang memang berguna, namun hal ini menjadi kontroversial di dunia.

Bahkan Jerman sudah secara tegas melarang penggunaan aplikasi itu di negaranya.

Tim peneliti asal Taiwan juga menemukan adanya lalu lintas komunikasi dari Zoom yang dikirm melalui Tiongkok padahal para pengguna tengah berada di Amerika Utara.

Adanya temuan itu pun, Taiwan akhirnya melarang penggunaan Zoom oleh seluruh warganya terutama untuk perusahaan dan juga instansi.

Jika sebelumnya SpaceX sudah mengatakan larangannya terhadap aplikasi tersebut, kini Google pun mendeklarasikan larangannya untuk warga dunia agar tidak menggunakan aplikasi Zoom.

Seperti diberitakan Pikiranrakyat-bekasi.com aplikasi tersbut dapat berisiko untuk membocorkan data prbadi penggunanya.

Tingkat keamanannya rendah dan pihak ketiga bisa begitu mudah mengakses kondisi yang direkam melalui kamera dan mikrofon para penggunanya.

Dalam hal ini, iPhone dan IPad menjadi sasaran empuk aplikasi tersebut yang bisa menjual data pribadi mereka kepada pihak ketiga tanpa sepengetahuan pengguna.

Adanya kontroversial tersebut, para pengguna kini perlahan mulai meninggalkan aplikasi Zoom untuk menghindari kebocoran data pribadi.

Pihak Zoom kemudian berjanji akan meningkatkan fitur keamanan dan privasi bagi seluruh penggunanya. (**) 

Loading...

TerPopuler

loading...