ini dia!! Fakta Mengejutkan Tentang Gula
loading...

ini dia!! Fakta Mengejutkan Tentang Gula

Friday, April 17, 2020,
Banner Header
sugar, Gula
Sriwijaya Aktual - Amerika rata-rata mengkonsumsi lebih dari 126 gram gula per hari (kira-kira 31 sendok teh), dua kali lipat dari yang Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) rekomendasikan untuk asupan harian.

Damon Gameau, sutradara dan bintang sebuah film dokumenter berjudul "That Sugar Film," sebuah film membahas efak nyata gula nyata pada tubuh kita, mengatakan:

"Tidak banyak orang yang menyadari betapa meresapnya gula dalam pasokan makanan. Ini sekarang ditemukan pada sekitar 75 persen dari makanan yang kita makan," kata Gameau kepada Julie Banderas dari FoxNews.com.

Dalam film tersebut, Gameau melakukan percobaan dengan tubuhnya dan mengkonsumsi 40 sendok teh gula perhari selama 60 hari.

Tapi konsumsi gula pembuat film asal Australia itu tidak pernah mencapai 40 sendok teh. Penyebabnya berasal dari asupan gula lainnya dalam soda, es krim atau permen. Diet gula Gameau hanya terdiri dari apa yang disebut makanan 'sehat' seperti yogurt rendah lemak, sarapan dan jus buah. Selama dua bulan ia mencatat apa yang terjadi pada tubuhnya pada rezim gula baru ini, dan hasilnya mengkhawatirkan, kata Gameau.

"Setelah dua belas hari saya memakai sekitar 5 pon, dan kemudian setelah 18 hari saya mulai mengembangkan penyakit hati berlemak. Dan ini adalah penyakit hati berlemak non-alkohol dan belum ditemukan hampir 35 tahun yang lalu, dan sekarang banyak ditemukan di hampir satu dari tiga orang Amerika," katanya.

Film dokumenter mengungkapkan pada beberapa cara gula menyelinap ke dalam kehidupan kita sehari-hari.

"Film ini adalah tentang gula yang tersembunyi. Satu sendok makan saus barbeque memiliki 2 sendok teh gula di dalamnya. Satu sendok makan kecap memiliki satu sendok teh gula dalam takarannya. Mayonnaises rendah lemak, pasta saus semuanya penuh gula, dan hal-hal yang orang tidak akan pernah mempertimbangkannya," kata Gameau.

Selain makanan manis yang tak terduga, orang juga perlu menyadari adanya zat gula yang menyamar, katanya.

"Orang perlu melihat keluar untuk semua slogan kesehatan ini pada label yang mereka gunakan untuk membuatnya terlihat sangat sehat. Anda melihat slogan-slogan kesehatan ini seperti 'Dilengkapi dengan Vitamin D,' dan para orang tua mempercayainya," kata Gameau. "Ada juga seratus nama alternatif gula lain seperti sari tebu atau sari anggur. Semua itu membingungkan konsumen," lanjutnya.

Pada akhir percobaan gulanya, Gameau mengatakan bahwa dia mengalami sindrom pra diabetes, memiliki risiko penyakit jantung dan mendapatkan tambahan berat badan dan 4 inci lemak visceral sekitar organ tubuhnya sambil makan jumlah kalori yang sama dan mengikuti jadwal latihan yang sama.

"Mereka (kalori) adalah sama diatas piring, tapi begitu mereka masuk ke dalam tubuh mereka memiliki perilaku metabolik yang sangat berbeda dan memicu hormon yang berbeda yang mempengaruhi nafsu makan dan segala macam hal. Dan pasti yang telah terjadi pada saya," katanya.

Tujuan dari film dokumenter ini bukan untuk meniadakan gula dari daftar konsumsi, melainkan untuk menciptakan pemahaman yang lebih baik dari mana gula tersembunyi itu datang dan berapa banyak Anda yang benar-benar kita butuhkan sepanjang hari.

"Pesan sederhana dari film ini adalah bahwa jika Anda bisa makan makanan sesungguhnya sebanyak mungkin, Anda akan baik-baik saja," kata Gameau. "Kami hanya semacam menyarankan untuk melakukan apapun yang Anda bisa. Jika Anda masih suka membawa keluarga Anda ke Taco Bell, maka setidaknya memilih air putih bukannya minuman bersoda untuk saat ini. Dan hanya memakan makanan sesungguhnya karena tubuh Anda tahu bagaimana caranya menghadapi itu."

Gula bebas seperti glukosa, fruktosa, sukrosa dan gula meja yang sering ditambahkan ke makanan dan minuman oleh produsen. Pedoman baru dari WHO menunjukkan bahwa orang semestinya mengurangi asupan harian mereka dari gula bebas kurang dari 10 persen dari kalori mereka secara keseluruhan.

Salah satu tips untuk menghitung asupan gula Anda adalah ketika membaca label untuk gula, 1 sendok teh sama dengan 4 gram, kata Gameau.

"Istilah tentang gram gula sangat ambigu. Kami mencoba mengubahnya menjadi sendok teh sehingga orang benar-benar dapat memahaminya. Jadi jika Anda melihat di bagian belakang jus tertera 20 gram (gula), Anda tinggal membaginya dengan empat, dengan demikian Anda akan tahu bahwa ada 5 sendok teh gula dalam paket jus," katanya. "Dan Anda tidak akan pernah menempatkan 5 sendok teh dalam secangkir teh untuk anak Anda, namun Anda akan memberikan dalam sekotak jus. Itu cukup mudah, jadi orang harus tahu itu," kata Gameau diakhir wawancara dengan FoxNews.com. (foxnews/tvsx)

Loading...

TerPopuler

loading...