inilah! Review PC Gaming Rakitan Dadakan Kurang dari 10 Juta, Bisa Setting Ultra
loading...

inilah! Review PC Gaming Rakitan Dadakan Kurang dari 10 Juta, Bisa Setting Ultra

Tuesday, May 05, 2020,
Banner Header
Sriwijaya Aktual - Tiba waktunya buat gue review hasil rakitan PC di bulan Maret kemarin. Sudah lumayan lama sih, ngga review rakitan PC. Dan pada rakitan PC kali ini sebenarnya tidak ada yang spesial sih, tetapi tetap harus dibahas. Untuk total harga dari PC yang kita rakit ini tak lebih dari sepuluh juta pada saat pembelian. Karena pada saat artikel ini dipublikasikan, kemungkinan besar harga komponen-komponen PC akan naik. Mengingat dolar juga sedang naik-naiknya. Tapi ngga papa, karena yang terpenting adalah performanya bukan harganya.




Review PC Gaming Rakitan Dadakan Kurang dari 10 Juta, Bisa Setting Ultra

Oke Cuy jumpa lagi dengan saya ElliotMayot di elliotmayot.blogspot.com. Bagi kalian yang baru datang, elliotmayot.blogspot.com merupakan blog yang berisi tentang Komputer, Laptop, Trik dan Tips seputar teknlogi. Bagi kalian yang sedang butuh informasi dan tutorial datanglah ke elliotmayot.blogspot.com karena anda akan menemukan banyak ilmu disini, oke? SELAMAT MEMBACA.


Oke, sebelum ke pembahasan, komponen-komponen PC yang telah dirakit ini, dibeli dari toko komputer yang lumayan terkenal yaitu Enter Computer. Semua komponen yah, tanpa terkecuali. Selanjutnya saya jelaskan dulu spesifikasi yang digunakan, sebelum ke pembahasan performa.


Processor yang digunakan adalah AMD Ryzen 5 3500, Motherboardnya ASRock B450 Pro4, RAMnya Geil Super Luce Sync RGB 2x4 GB DDR4, Storagenya WD Blue PC SSD 500 GB SATA3, Coolingnya pakai CoolerMaster Hyper 212 Turbo LED, power suplainya CoolerMaster MWE 450 Watt, dan terakhir untuk casingnya pakai Cube Gaming Wescov V2.0.


Untuk catatan, sebenarnya storage yang dipakai seharusnya yang NVMe bukan SATA, jadi buat kalian yang pengen pakai rakitan ini, sebaiknya mengganti storagenya ke yang NVMe. Itu kesalahan pick aja, karena itu merupakan rakitan yang dirancang langsung saat pembelian, jadi pasti ada salah pick. Saya juga dulu pernah salah pick RAM dan membuat saya harus membelinya lagi yang lain.


Tapi ngga papa walaupun pakai SATA, karena dengan itu kita bisa dapat kapasitas yang lebih besar.Terus kalau ada yang tanya, kenapa RAMnya ngga sekalian yang 16 GB dual channel? Jawabannya adalah itu akan melebihi 10 juta, walaupun hanya lebih sedikit. Karena tujuan utamanya itu bisa rakit PC di harga yang tidak lebih dari sepuluh juta.


Langsung aja ke pembahasan performanya yang lumayan banyak. Yang pertama ke pengujian memory. Pada pengujian memory kali ini ngga menjalankan pengujian terlalu banyak. Karena gue cuman tunning memorinya aja. Gue disini mengoverclock RAMnya dari 3000 MHz ke 3200 MHz. Dan timingnya itu pakai CL 16 18 18 38 yang awalnya itu 16 18 18 36. Jadi gue rendahin dikit, dan di RAM voltagenya ngga diubah sama sekali.


Untuk pengujiannya, diuji menggunakan TechPowerUp MemTest. Dan hasilnya ngga error sama sekali selama satu jam. Nantinya dalam kesimpulan penulisan hasil pengujian RAM yang digunakan dalam keadaan teroverclok, jadi berjalan di 3200 MHz. Tetapi untuk processornya ngga, tetap ada dua versi, default dan overclocked ke 4,2 GHz 1,35 volt.


Untuk overclocking ke 4,2 GHz sendiri sebenarnya cukup gampang karena kita tinggal set aja ke 4,2 GHz dan satu lagi yang disetting itu bagian CPU core voltagenya, disetting ke 1,35 volt. Nah, untuk setting ini juga sudah gue test, dan seluruh test berjalan normal tanpa error sama sekali.


Kalau kita bahas performa boost clocknya sendiri dalam keadaan default ini, biasanya presisi boost nyala, apalagi kita sudah pakai cooling after market, biasanya akan mendapatkan boost clock yang sedikit lebih tinggi dari pada default tapi pakai cooling stok. Jadi di sini untuk boost clocknya pas berjalan default itu mencapai angka 4,1 GHz untuk maksimalnya dan sekitar 3,8 sampai 3,9 GHz saat load all core.


Dan menurut gue ini sangat direkomendasikan untuk dioverclock ke 4,2 GHz karena ketika kita mengoverclock ke 4,2 GHz baik itu load dengan core yang sedikit atau load all core itu dia bakalan jalan di 4,2 GHz yang dimana akan tetap menghasilkan performa yang tetap lebih tinggi dari pada kita menjalankan di default dengan presisi boost. Dan berikut hasil dari pengujiannya.














Oke itulah kurang lebih dari hasil performa yang dihasilkan oleh PC yang dirakit dadakan di toko dan dengan total harga hanya di bawah 10 juta. Untuk detail harga per komponen dan totalnya ada di tabel di bawah seperti biasa. Dan sekali lagi gue ingetin bahwa harga-harga yang tertulis di sini, ini merupakan harga pada saat pembelian di bulan Maret, karena gue yakin akan ada kenaikan harga komponen komputer di bulan April ini.


Daftar Komponen dan Harganya
AMD Ryzen 5 3500 Rp 1.881.000
Zotac GTX 1660 6 GB GDRR5
Rp 3.060.000
MBASRock B450 Pro4
Rp 1.278.000
Geil Super Luce Sync RGB 2x8 GB DDR4  Rp 850.000
Cube Gaming Wescov V2.0
Rp 400.000
Cooler Master MWE 450 80+ Rp 578.000
WD Blue SSD 3D Nand 500GB SATA3
Rp 1.110.000
Cooler Master Hyper 212 LED Turbo
Rp 517.000


Total Harga per Tanggal 29 Maret 2020 Mulai dari
Rp 9.674.000



Oke itulah artikel dari ElliotMayot yang berjudul Review PC Gaming Rakitan Dadakan Kurang dari 10 Juta, Bisa Setting Ultra. Buat kalian yang mau artikel-artikel menarik dan informatif lain dari Sriwijaya Aktual silahkan share artikel ini agar Sriwijaya Aktual lebih sering dan semangat lagi dalam membuat artikel. Sampai jumpa di artikel selanjutnya, matur suwun and bai-bai. (*)

Loading...

TerPopuler

loading...