Luhut BP Pasang Badan, 500 TKA China Silakan Masuk Indonesia: Kita Harus Jujur
loading...

Luhut BP Pasang Badan, 500 TKA China Silakan Masuk Indonesia: Kita Harus Jujur

Sunday, May 10, 2020,
Banner Header
Luhut BP Pasang  Badan, 500 TKA China Silakan Masuk Indonesia: Kita Harus Jujur


JAKARTA, Sriwijaya Aktual  - Pro kontra masuknya 500 tenaga kerja asing (TKA) asal China ke Indonesia di tengah pandemi corona terus bergulir. Meski banyak pihak menolak, tetapi pemerintah tetap bersikukuh. Bahwa kedatangan 500 TKA tersebut memang dibutuhkan Indonesia.

Menurut Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan (LBP) , ratusan TKA itu akan masuk ke Indonesia sekitar Juni atau Juli 2020. Nantinya, mereka akan bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), Konawe, Sulawesi Tenggara.

VDNI adalah pabrik yang akan memproduksi nikel menjadi lithium untuk bahan baku baterai mobil listrik.

Luhut pun terpaksa "pasang badan" demi mengamankan ratusan TKA itu. Bukan apa-apa, Indonesia memang membutuhkan keahlian mereka. Teknologi VDNI belum dikuasai pekerja Indonesia.

"Memang industri ini harus memerlukan orang-orang yang paham membangunnya. Enggak serta-merta kita siap. Kita enggak siap, kita harus jujur akui itu. Jadi, kalau nanti Juni atau Juli sudah siap, kita harus kerjakan. Nanti tenaga asing kerjakan, biar lah dia kerjakan," kata Luhut dalam wawancara di RRI secara daring, Sabtu (10/5/2020).

Namun begitu, bukan berarti Luhut membiarkan TKA China memegang kendali atas proyek tersebut. Karena itu, nantinya para pekerja Indonesia akan dilatih di sana.

Luhut menjanjikan 92 persen yang akan bekerja di proyek besar ini adalah orang Indonesia. Politeknik yang sekarang dibangun di Sulawesi Tenggara pun disiapkan agar lulusannya bisa terserap.

Secara bersamaan tenaga kerja Indonesia masuk, di-training, karena kan ada politeknik. "Ya memang teknologinya dari dia (China), ya kita enggak bisa kita yang kerjakan semua. Tetap ada dia (China)," terangnya.

Diakui Luhut, pandemi COVID-19 ini menghambat proyek hilirisasi nikel menjadi lithium. Setelah pandemi corona mereda, proyek akan kembali jalan pada Juli mendatang dengan targetnya 2023 sudah beroperasi.

Dengan begitu, Indonesia bisa masuk ke industri bahan baku baterai mobil listrik, sebab mulai 2025 diperkirakan orang-orang di Eropa tak lagi menggunakan mobil berbahan bakar minyak. (*)

Loading...

TerPopuler

loading...